Kans 5 Debutan Timnas Indonesia Mendapat Menit Bermain Kontra Bangladesh: Marc Klok Paling Berpeluang

Bola.com, Surabaya - Timnas Indonesia bakal melakoni laga uji coba melawan Bangladesh dalam laga uji coba internasional FIFA Matchday, Rabu (1/6/2022). Duel tersebut akan berlangsung di Stadion Si Jalak Harupat.

Shin Tae-yong bermodalkan 29 pemain untuk laga kontra Bangladesh. Pemain yang dipanggil ke Timnas Indonesia merupakan perpaduan pemain anyar, pemain muda, maupun mereka yang sudah berpengalaman.

Sayangnya, publik belum bisa menyaksikan penampilan dari Jordi Amat dan Sandy Walsh. Keduanya dipastikan menjadi penonton karena proses naturalisasi belum rampung.

Meski demikian, Shin Tae-yong masih bisa mengandalkan nama-nama lain. Apalagi semua pemain yang dipanggil dikenal memiliki keahlian dan spesialisasi masing-masing di posisinya.

Tercatat ada lima pemain dari 29 nama yang belum pernah tampil bertanding membela Timnas Indonesia senior. Kini mereka berpeluang untuk mendapat menit bermain membela tim Merah Putih di kancah internasional.

Siapa sajakah mereka? Bagaimana kans mereka untuk bersaing mendapat tempat di posisi masing-masing? Simak ulasan berikut ini:

Koko Ari Araya

Koko Ari Araya - Pemain kelahiran Kota Pahlawan ini merupakan pilihan utama Ajo Santoso di sektor pertahanan. Koko merupakan pemain Persebaya U-20 yang meraih gelar juara Elite Pro Academy U-20 2019. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)
Koko Ari Araya - Pemain kelahiran Kota Pahlawan ini merupakan pilihan utama Ajo Santoso di sektor pertahanan. Koko merupakan pemain Persebaya U-20 yang meraih gelar juara Elite Pro Academy U-20 2019. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Sosok ini sebenarnya sudah sempat dipanggil mengikuti TC Timnas Indonesia di bawah arahan Shin Tae-yong pada 2020. Namun, Koko Ari Araya belum pernah merasakan bertanding mengenakan kostum Timnas Indonesia.

Menempati posisi bek kanan, bukan hal yang mudah bagi Koko untuk mendapat menit bermain. Sebab, pemain milik Persebaya Surabaya ini harus bersaing dengan Asnawi Mangkualam, bek kanan yang sangat diandalkan Shin Tae-yong.

Kans Koko untuk mendapatkan kesempatan masih sangat terbuka, meski kemungkinan Asnawi tampil sebagai starter. Koko bisa dijajal di paruh kedua untuk melihat kemampuannya di bek kanan.

 

Rio Fahmi

Pemain Timnas Indonesia U-23, Ilham Rio Fahmi (kanan) berusaha menghalau bola lewat tandukannya saat laga lanjutan Grup A SEA Games 2021 antara Timnas Filipina melawan Timnas Indonesia di Stadion Viet Tri, Phu Tho, Vietnam, Jumat (13/05/2022). (Bola.com/Ikhwan Yanuar)
Pemain Timnas Indonesia U-23, Ilham Rio Fahmi (kanan) berusaha menghalau bola lewat tandukannya saat laga lanjutan Grup A SEA Games 2021 antara Timnas Filipina melawan Timnas Indonesia di Stadion Viet Tri, Phu Tho, Vietnam, Jumat (13/05/2022). (Bola.com/Ikhwan Yanuar)

Nasib Rio Fahmi sama dengan Koko Ari Araya. Rio Fahmi juga menempati posisi bek kanan. Lagi-lagi, masih ada Asnawi yang diprediksi akan mendapat kesempatan tampil sejak menit pertama.

Beruntungnya, Rio Fahmi termasuk pemain yang diandalkan Shin Tae-yong saat membela Timnas Indonesia U-23 di SEA Games 2021 yang digelar Mei lalu. Artinya, bek Persija Jakarta ini juga sangat berpeluang dicoba.

 

Marc Klok

Pemain Timnas Indonesia U-23, Marc Klok saat pertandingan melawan Timor Leste dalam laga kedua fase Grup A SEA Games 2021 di Stadion Viet Tri, Phu Tho, Vietnam, Selasa (10/5/2022). (Bola.com/Ikhwan Yanuar)
Pemain Timnas Indonesia U-23, Marc Klok saat pertandingan melawan Timor Leste dalam laga kedua fase Grup A SEA Games 2021 di Stadion Viet Tri, Phu Tho, Vietnam, Selasa (10/5/2022). (Bola.com/Ikhwan Yanuar)

Gelandang naturalisasi berdarah Belanda ini sangat berpeluang tampil sejak menit pertama. Maklum saja, Marc Klok adalah pengatur serangan andalan Timnas Indonesia U-23 di SEA Games dengan mengisi slot pemain senior.

Untuk di lini tengah, ada beberapa opsi lain yang akan menjadi pesaing Marc Klok sebagai gelandang tengah pengatur serangan. Evan Dimas misalnya, kapten Timnas Indonesia yang juga memiliki gaya bermain mirip dengan Klok.

Keberadaan Ricky Kambuaya dan Marselino Ferdinan juga diprediksi membuat Marc Klok tidak akan tampil penuh selama 90 menit.

 

Dimas Drajad

Pemain Timnas Indonesia U-22, Dimas Drajad saat latihan di Lapangan ABC, Senayan, Jakarta, Kamis (14/2). Latihan tersebut merupakan persiapan terakhir jelang mengikuti Piala AFF U-22 2019 di Kamboja. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)
Pemain Timnas Indonesia U-22, Dimas Drajad saat latihan di Lapangan ABC, Senayan, Jakarta, Kamis (14/2). Latihan tersebut merupakan persiapan terakhir jelang mengikuti Piala AFF U-22 2019 di Kamboja. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Striker satu ini memiliki catatan gemilang selama membela Timnas Indonesia junior. Dia menyabet dua trofi, yakni Piala AFF U-19 2013 dan Piala AFF U-23 2019. Menariknya, baru kali ini Dimas Drajad berkesempatan masuk Timnas Indonesia senior.

Modalnya tidak main-main. Dimas Drajad merupakan striker lokal paling tajam di BRI Liga 1 2021/2022 dengan 11 gol bersama Samsul Arif. Artinya, dia memang diharapkan bisa menjadi mesin gol Timnas Indonesia.

Tapi, tantangannya tidak mudah karena juga masih ada Muhammad Rafli, striker Arema FC yang sudah berpengalaman membela Timnas Indonesia.

 

Irfan Jauhari

Pemain Timnas Indonesia U-23, Irfan Jauhari (kanan) saat pertandingan melawan Timor Leste dalam laga kedua fase Grup A SEA Games 2021 di Stadion Viet Tri, Phu Tho, Vietnam, Selasa (10/5/2022). (Bola.com/Ikhwan Yanuar)
Pemain Timnas Indonesia U-23, Irfan Jauhari (kanan) saat pertandingan melawan Timor Leste dalam laga kedua fase Grup A SEA Games 2021 di Stadion Viet Tri, Phu Tho, Vietnam, Selasa (10/5/2022). (Bola.com/Ikhwan Yanuar)

Pemain Persis Solo merupakan striker andalan Timnas Indonesia U-23 di SEA Games 2021. Kali ini, kesempatan datang kepadanya dengan masuk skuat Timnas Indonesia senior. Irfan Jauhari pun termasuk striker tajam.

Seperti yang sudah disebutkan, pemain berusia 21 tahun ini tidak akan dengan mudah mendapat menit bermain. Masih ada Muhammad Rafli dan Dimas Drajad yang lebih senior yang berpengalaman menjadi pesaingnya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel