Kantor Berita Jerman Nyatakan Kebangkrutan

Berlin (AFP/ANTARA) - Kantor berita terbesar kedua di Jerman, DAPD, pada Selasa mengatakan bahwa pihaknya menyatakan kebangkrutan, dalam sebuah langkah mengejutkan yang ditetapkan untuk mempengaruhi 299 grupdengan 515 pekerja.


Enam anak perusahaan DAPD Media Holding akan memulai proses insolvensi pada Kamis, ujar perusahaan tersebut dalam sebuah pernyataan.


Beberapa sumber terdekat perusahaan tersebut mengatakan bahwa gaji untuk September belum dibayar dan Badan Buruh Federal (Federal Labour Agency) akan membayar pekerja mereka untuk bulan ini, Oktober serta November.


Seorang administrator yang telah ditunjuk akan memutuskan masa depan perusahaan hingga akhir November, tambahnya.


“Saat menjalani prosedur insolvensi, perusahaan DAPD akan terus beroperasi memproduksi beritanya. Beberapa klien akan menerima layanan seperti biasa dalam jumlah yang sama dan untuk kualitas yang mereka gunakan,” tekankan perusahaan tersebut.


DAPD dibentuk pada 2010 setelah sebuah merger antara kantor berita DDP dengan lembaga Jerman untuk Kantor berita AS Associated Press (AP). Kompetitor utamanya di pasar Jerman merupakan kantor berita nasional Deutsche Presse Agentur (DPA).


Pengumuman tersebut muncul sebagai kejutan di Jerman saat perusahaan tersebut mengatakan untuk melakukan ekspansi.


Pada tahun lalu, mereka mengambil alih perusahaan foto Sipa, yang baru -baru ini membeli layanan AP di Prancis, dalam rangka untuk bersaing dengan Agence France Presse (AFP) dalam pasar Prancis.


Wakil kepala Sipa, Erik Monjalous, mengatakan kepada AFP bahwa “perusahaan lain tidak dipengaruhi oleh prosedur ini. Kami akan melanjutkan operasi dan aktivitas kami” di Prancis.


Menurut media Jerman, pengelola DAPD menginformasikan rencana insolvensi pada Minggu. (dh/ml)

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.