Kantor Bupati Banyuwangi Didemo Warga Gara-gara Izin Proyek Masjid Mandek

Merdeka.com - Merdeka.com - Masyarakat Desa Cluring, Kecamatan Cluring menggeruduk Kantor Bupati Banyuwangi, Senin (30/5). Mereka datang ramai-ramai karena kesal lantaran izin pembangunan Masjid Baitul Muhsinin di Dusun Krajan, Desa Sratentak kunjung keluar.

Padahal, seluruh persyaratan telah lengkap dan diajukan ke Pemda Banyuwangi dengan mengacu pada peraturan yang berlaku.

Ratusan warga Dusun Krajan, Desa Sraten, Kecamatan Cluring, ini menggelar aksi demo di depan pintu masuk Pemda Banyuwangi.

Kordinator aksi demo Muhammad menjelaskan, atas nama Aliansi Masyarakat Banyuwangi Peduli aksi ini untuk menyampaikan protes atas lambatnya proses perizinan pendirian masjid.

Aksi demo dimulai warga dengan berdoa dan membaca ayat-ayat suci Alquran agar Bupati Banyuwangi Ipuk Festiandani terbuka hatinya untuk melayani warga Desa Sraten. Mereka menuntut Bupati Ipuk segera merestui perizinan pembangunan Masjid Baitul Muhsinin.

"Masyarakat Dusun Krajan mengharapkan supaya surat izin pembangunan Masjid Baitul Muhsinin cepat diterbitkan. Sehingga Masjid Baitul Muhsinin cepat dikerjakan lagi dan tidak terkatung-katung," ungkapnya

Masyarakat mengancam akan mengerahkan massa yang lebih besar jika pemerintah tidak juga merespons tuntutan mereka.

Sampai akhirnya perwakilan pengunjukrasa ditemui oleh pejabat Pemkab Banyuwangi untuk membicarakan soal kelanjutan pembangunan Masjid Baitul Muhsinin. [ray]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel