Kantor Diserang, Istri Komandan Polisi dan Bayinya Tewas

Laporan wartawan Tribunnews.com, Samuel Febriyanto

TRIBUNNEWS.COM - Dua orang telah tewas dan 17 lainnya terluka dalam aksi penyerangan kelompok militan Kolombia, FARC, terhadap sebuah kantor polisi di selatan negara tersebut.

Menurut pejabat setempat, geriliyawan FARC menyerang sebuah kantor polisi yang terletak di Kota Orito, dengan melemparkan bahan peledak, dan merenggut nyawa istri dari komandan polisi lokal, berikut bayinya yang masih berumur delapan bulan.

Para pejabat juga menduga para pemberontak berada di balik serangan bom di sebuah stasiun polisi di provinsi Cauca beberapa waktu yang lalu. Namun tidak ada yang terluka dalam serangan tersebut.

Polisi mengatakan bahwa FARC meningkatkan serangan mereka pada pasukan keamanan pada 2011, namun pemberontak menurut Pemerintah Kolombia, telah banyak kehilangan kekuatannya setelah dilakukan operasi militer.

Mereka mengatakan pemberontak telah kembali ke taktik gerilya, dengan menyerang target di wilayah terpencil dan melakukan penyergapan patroli pasukan keamanan.

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.