Kantor Wali Kota Jaktim gelap "gulita" karena dukung "earth hour"

Pemerintah Kota Jakarta Timur memadamkan lampu di komplek perkantoran wali kota guna mendukung program "earth hour" selama satu jam mulai pukul 20.30-21.30 WIB pada Sabtu malam.

Sesuai arahan Gubernur DKI Jakarta, tepat pukul 20.30 WIB, Komplek Kantor Wali Kota Jakarta Timur dan lampu penerangan di sepanjang Jalan DR Sumarno terlihat padam.

Baca juga: Kantor Wali Kota Jakbar laksanakan pemadaman lampu

Berdasarkan pantauan, terlihat hanya lampu di pos penjagaan dan halte TransJakarta yang berada tepat di seberang kantor wali kota yang masih menyala.

Tak hanya area komplek gedung walikota, lampu penerangan di taman yang berada di belakang area gedung juga terlihat dipadamkan.

Petugas keamanan jaga di Komplek Gedung Wali Kota Jakarta Timur yang enggan disebutkan identitasnya mengatakan pemadaman lampu ini memang telah diinstruksikan sebelumnya untuk mendukung program earth hour.


Jalan A, yang berada di sebelah Kantor Wali Kota hingga ke area perumahan warga di belakang komplek gedung wali Kota terlihat gelap akibat pemadaman lampu tersebut.

Baca juga: Gedung di HI padamkan lampu guna dukung "Earth Hour"

Beberapa warga yang berada di area sekitar komplek gedung wali kota mengaku tidak mengetahui mengenai pemadaman lampu.

Salah satu warga yang sedang menikmati jajanan wedang di dekat gedung wali kota, Arifin menuturkan tidak tahu jika ada pemadaman lampu ini.


"Saya tidak tahu ya soal pemadaman ini, saya kira tadi ada gangguan dari PLN," ujarnya.


Sementara itu, penerangan lampu di Gedung Kantor Pertanahan Kota Administrasi Jakarta Timur terlihat masih menyala.


Dari pantauan ANTARA, tidak semua jalan dilakukan pemadaman. Lampu penerangan di sepanjang ruas jalan yang mengarah Klender dan Jatinegara terlihat menyala.


Tepat pukul 21.30 WIB, lampu penerangan yang tadinya dipadamkan ada sejumlah lokasi tersebut kembali menyala seperti semula.

Baca juga: DKI petakan jalan protokol untuk padamkan lampu saat "Earth Hour"

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel