Kantorpos Mataram terapkan tiga metode penyaluran BSU

PT Pos Indonesia (Persero), Kantorpos Cabang Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), menerapkan tiga metode untuk mencapai target penyaluran bantuan subsidi upah (BSU) selesai dalam 14 hari.

"Kami menargetkan 100 persen BSU terbayarkan dalam dua minggu. Untuk itu kami menerapkan tiga metode penyaluran,” kata Kepala Kantorpos Mataram Sigit Sugiharto dalam keterangannya di Jakarta, Senin.

Ketiga metode penyaluran tersebut, yaitu melakukan banyak promosi sehingga penerima bisa langsung datang ke Kantorpos, kemudian perusahaan yang penerimanya lebih dari 20 orang akan dihubungi PIC untuk koordinasi tempat dan waktu pembayaran.

Baca juga: Kantor Pos Cianjur salurkan BSU untuk 8.317 penerima

Selain itu, lanjutnya, jika menjelang batas akhir penyaluran BSU masih ada karyawan yang belum mengambil pihaknya akan mengirim pemberitahuan khusus kepada perusahaan yang terdaftar.

Sigit menyebutkan alokasi penerima BSU di Kantor Cabang Utama (KCU) Mataram yakni 22.147 pekerja.

"Dalam dua hari pertama kami menyalurkan BSU kepada 5.500 penerima, jadi sudah tersalurkan 24 persen," katanya.

Dalam pekan ini, tambahnya, pihaknya menargetkan penyaluran di perusahaan yang memiliki jumlah penerima banyak. Kemudian pekan depan akan menyisir perusahaan yang hanya terdapat satu atau dua penerima.

Dikatakannya setelah menerima data para penerima BSU dari Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker), pihaknya segera melakukan pemetaan wilayah hingga ke kantor cabang.

"Tempat-tempat tertentu yang belum terjangkau oleh wilayah kerja kantor cabang, kami dari Mataram akan turun langsung untuk membantu penyaluran BSU," ujarnya.

Baca juga: Pos Indonesia percepat penyaluran BSU kepada 3,6 juta penerima

Seperti halnya yang dilakukan oleh Kantorpos lain di seluruh Indonesia, menurut dia, pihaknya juga menambah jam pelayanan yaitu Senin hingga Minggu, pukul 08.00 hingga 20.00.

Selain itu, PT Pos Indonesia menyediakan aplikasi Pospay yang bisa diunduh melalui Play Store maupun App Store untuk mempermudah pekerja memastikan namanya terdaftar sebagai penerima BSU.

Sigit berharap dengan pola kerja PT Pos Indonesia yang sistematis, tepat waktu dan tepat sasaran dalam menyalurkan bantuan, maka akan meningkatkan kepercayaan terhadap kementerian/lembaga.

Dikatakannya pekerja yang namanya terdaftar sebagai penerima BSU berhak menerima bantuan sebesar Rp600 ribu.

Salah satu penerima BSU Wahyu Hidayat, karyawan perusahaan distributor bahan pokok dan makanan di Mataram mengatakan, mendapatkan pelayanan yang baik dari petugas di Kantorpos, selain itu mereka sigap membantu penerima BSU yang belum paham menggunakan aplikasi Pospay.

"Proses pencairan di loket Kantorpos hanya 10 menit selesai. Saya mendapatkan informasi sebagai penerima BSU setelah mengecek di aplikasi Pospay," katanya.

Ia berharap karyawan yang gajinya di bawah UMR Rp3 juta bisa terus mendapatkan BSU dan nominalnya ditambah.

Penerima BSU lainnya, Mimin Andriyani yang bekerja di instansi sekolah mengatakan, pengambilan BSU di Kantorpos cukup mudah dan cepat.