Kanye West bicara melayani Tuhan saat bersama Osteen

HOUSTON (AP) - Rapper Kanye West berkata kepada jemaat gereja besar Houston pimpinan Joel Osteen pada Minggu bahwa kebangkitan spiritualnya baru-baru ini telah membuat dia sadar bahwa dia tidak lagi menjadi budak kemasyhuran dan uang tetapi "dalam pelayanan kepada Tuhan."

West berbicara kepada kerumunan besar sekitar 16.000 orang dalam misa Gereja Lakewood pukul 11:00 selama wawancara dengan Osteen dari panggung. West memberi tahu jemaat tentang pertobatannya yang baru-baru ini untuk menjadi Kristen dan bagaimana Tuhan telah membimbingnya.

"Saya tahu bahwa Tuhan sudah sejak lama memanggil saya dan iblis telah mengganggu saya sejak lama," kata West. Dia menambahkan bahwa pada titik terendah, ketika dia dirawat di rumah sakit pada 2016 akibat "gangguan mental," Tuhan "ada di sana bersama saya, mengirimi saya visi dan mengilhami saya."

Bulan lalu, West merilis "Jesus is King," sebuah album bertema Injil yang digambarkan sebagai rap Kristen.

Istri sang rapper, Kim Kardashian West, dan putri mereka, North West, bergabung dengannya di gereja tersebut. Mereka duduk di barisan depan arena yang luas, bekas Compaq Center, yang pernah menjadi markas klub basket Houston Rockets. Banyak anggota jemaat yang duduk di sekitar West guna berfoto dengannya bersama ponsel mereka.

"Hari ini seperti Super Bowl," kata Amy Holmes, yang berasal dari New Orleans bersama suaminya dan memutuskan untuk menghadirinya.

West juga dijadwalkan tampil malam hari di Lakewood guna membawakan "Sunday Service," konser seperti gereja yang menampilkan paduan suara. Tiket gratis untuk konser ini sudah disalurkan melalui Ticketmaster dan terjual habis dalam beberapa menit Sabtu, meskipun beberapa orang telah menjualnya kembali tiket itu dengan harga ratusan dolar AS.

West telah mengelilingi Amerika Serikat guna menggelar konser "Sunday Service (Layanan Minggu)" sejak Januari, termasuk pada festival Coachella, sebuah pusat perbelanjaan luar ruangan di Salt Lake City dan di sebuah area gereja besar di Atlanta.

Pada Jumat, dia dan paduan suara menghibur para narapidana dalam Penjara County Harris di Houston.

Selama penampilan Minggu pagi, West menyentuh berbagai topik dalam apa yang disebutnya "aliran kesadaran," termasuk agama, bahaya ketenaran dan uang, pergi ke gereja sebagai seorang anak, klub tari telanjang dan iblis.

"Satu-satunya superstar adalah Yesus," kata West disusul tepuk tangan riung rendah dari penonton.

Namun kesombongan yang menjadi merek dagang West belum sepenuhnya hilang.

"Sekarang artis terhebat yang Tuhan ciptakan, kini mengabdi demi Dia," kata West.