Kanye West dan Sunday Service Choir tampil memukau di peringatan DMX

Suryanto
·Bacaan 2 menit

Kanye West dan grup Sunday Service Choir memberikan penampilan memukau dalam peringatan terakhir untuk mendiang penyanyi rap asal Amerika Serikat DMX.

Melansir Variety, Minggu, penampilan itu dipastikan dilakukan di Brooklyn Barclays Center yang menjadi lokasi pilihan keluarga untuk mengenang sosok DMX setelah meninggal dunia.

Beberapa lagu dilantunkan grup itu di bawah sorotan lampu berwarna merah kesukaan DMX serta menggunakan kostum hoodie dengan kompak.

Peringatan terakhir untuk DMX itu dibatasi dengan kapasitas maksimal 1900 orang dan ditayangkan secara langsung di instagram dan juga YouTube DMX..

Dalam perjalanan menuju Brooklyn Barclays Center, peti DMX dibawa menggunakan monster truck berwarna hitam dengan tulisan "Long Live DMX" di bagian sisi truk.

Baca juga: Peringatan wafatnya DMX dihelat di Brooklyn Barclays Center

Tidak berhenti sampai situ, peti itu pun dikawal oleh ratusan pengguna motor dari Yonkers sebagai tempat lahir DMX menuju ke Brooklyn.

Acara peringatan terakhir itu pun dimulai dengan pemutaran video DMX bersama putrinya menaiki roller coaster, terdengar DMX mencoba menenangkan putrinya yang tegang sambil terus berkata, "It,s okay, Daddy's Here".

Dilanjutkan dengan video lainnya saat pria yang tutup usia di usianya yang ke 50 itu membaca puisi.

"Saya takut apa yang saya ingin sampaikan tidak terdengar sampai saya pergi. Tapi itu semua baik karena saya tidak mengharapkan hidup dengan waktu yang lama," kata DMX.

Baca juga: Rapper DMX dikabarkan kritis di rumah sakit New York

Dalam puisi itu pun DMX meminta kepada Tuhan untuk menjaga keluarganya seandainya ia tak lagi hidup.

Lagu pertama pun muncul dibawakan "Sunday Service Choice" yaitu "Keep on Movin" dengan peti merah milik DMX ditempatkan di belakang grup paduan suara itu.

Lagu lainnya yang dibawakan adalah "Keep on Movin", "Excellent", dan "Amen" untuk mengiringi dan mengingat masa- masa DMX hidup dan berkontribusi menghabiskan hidupnya menjadi pemusik.


Seperti diketahui, pria dengan nama asli Earl Simons menghembuskan nafas terakhirnya pada Jumat (9/4) akibat serangan jantung dari over dosis obat-obatan.

Ia dirawat secara intensif dan menggunakan alat bantu nafas untuk tetap bertahan di rumah sakit di Brooklyn.

Baca juga: Rapper DMX meninggal dunia di usia 50 tahun

Baca juga: Kondisi Rapper DMX usai overdosis obat-obatan