Kapal Berisi 106 Penumpang Tenggelam di Mahakam

TEMPO.CO, Samarinda - KM Surya Indah, kapal penumpang tujuan Samarinda - Melak, Kabupaten Kutai Barat, Kalimantan Timur tenggelam di Sungai Mahakam di perairan Kampung Seblang, Kecamatan Muara Pahu, Kutai Barat, Kamis malam sekitar pukul 22.00 Wita. Kapal kayu bertingkat dua ini bermuatan 106 penumpang dan baru seorang ditemukan tewas, Nafisah (50), juru masak kapal.

Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polres Kubar, Ajun Komisaris Suparno, mengatakan sampai saat ini berdasarkan laporan keluarga yang merasa kehilangan ada 26 orang penumpang kapal. Selebihnya, 79 penumpang selamat, termasuk nakhoda kapal.

"Kami sudah amankan nakhoda, Ap, dan tiga ABK (anak buah kapal). Saat ini statusnya masih kami mintai keterangan," kata Suparno, Jumat, 14 September 2012.

Ia mengungkapkan, berdasarkan keterangan dari ABK dan nakhoda, penyebab tenggelamnya kapal karena lantai kapal bocor. Saking besarnya lubang, air cepat memenuhi lambung kapal dan tak sempat dikuras.

Nakhoda kapal, menurut Suparno, sempat mengarahkan kapal ke tepi Sungai Mahakam. Tapi karena derasnya air memenuhi lambung, kapal tak sempat menepi sempurna dan tenggelam. "Sekitar 10 meter dari bibir sungai, kapal tenggelam," katanya.

Dari lokasi kejadian, Suparno mengabarkan yang baru ditemukan dari bangkai kapal hanya papan lantai II kapal. Sedangkan badan kapal ikut tenggelam ke dasar sungai, termasuk material lantai I kapal ikut teggelam.

Hingga kini, pencarian korban masih terus dilakukan. Kesulitan yang dihadapi tim pencari korban, derasnya arus Sungai Mahakam, diperparah lagi dengan kondisi air sungai yang keruh. "Kejadiannya itu jauh dari pemukiman.

Kepala Dermaga Mahakam Ulu Samarinda, Sukarja, menjelaskan KM Surya Indah bertolak dari Samarinda menuju Melak Kamis pagi sekitar pukul 07.00 WITA. Kapal tersebut mengangkut 40 penumpang dan barang seberat 10 ton. Kapal itu melewati tiga pelabuhan, sehingga jumlah penumpang wajar jika bertambah. "Kapal kami izinkan berlayar karena laik layar," kata Sukarja.

Berdasarkan spesifikasi kapal, Sukarja membeberkan, KM Surya Indah berkapasitas 96 org dengan kemampuan muatan hingga 42 ton. Ia mengaku mendapat kabar tenggelamnya KM Surya Indah sekitar pukul 23.00 WITA.

Juru bicara Pemerintah Daerah Kutai Barat, Toni Imang, menyatakan telah menurunkan tim Satlak ke lokasi tenggelamnya kapal. Hingga kini, pencarian masih terus dilakukan yang melibatkan warga serta Polisi dan TNI-AD. "Kami sudah turunkan tim pencari dari Badan Penanggulangan Bencana untuk mencari para korban," ungkapnya.

Nama Korban Hilang Berdasarkan Laporan Keluarga ke Posko:

1. Mahmudin (25 tahun)

2. Kolif (18 thn)

3. Muhidin (23)

4. Sumini (52)

5. Asmaul (35)

6. Elen (27)

7. Icha (4)

8. Wahyu (34)

9. Emeliana (40)

10. Andrifikri (2)

11. Norbetha (49)

12. Heffi Nurmi (25)

13. Lawati

14. Albani (6)

15. Ida (37)

16. Bagus (7)

17. Muksimun (20)

18. Denis (16)

19. Samsul (30)

20. Rohana (40)

21. Dilla (8)

22. Dio (2)

23. Busnia (60)

FIRMAN HIDAYAT

Terpopuler:

Aktris Film Anti-Islam Innocence of Muslims Trauma

Pidatonya Disorakin, Ahok Cuek

Motif di Balik Film Anti-Islam Innocence of Muslim

Innocence of Muslims Didanai 100 Donatur Yahudi?

Sutradara ''The Innocence of Muslims'' Orang Yahudi? 

Otak Pembuat Film Anti-Islam Sering Dipenjara

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.