Kapal Pengangkut Mobil Turut Ramah Lingkungan

Tidak hanya 'mobil hijau' yang menarik perhatian baru di dunia otomotif, kapal bermuatan besar untuk mengangkut kendaraan pun tak mau kalah, ikut-ikutan menyesuaikan diri menjadi lebih ramah terhadap bumi.

Baru-baru ini Nissan Motor Co. Ltd, meresmikan Nichioh Maru, kapal pembawa kendaraan yang bisa menghemat bahan bakar sebesar 20 persen dibandingkan kapal laut sejenisnya. Ini berarti hampir menyita 1.400 ton bahan bakar setiap tahun dan 4.200 ton emisi CO2. Semuanya itu berkat penyempurnaan teknologi yang dilakukan Nissan terhadap alat angkut raksasa perairan ini.

Sekali mengarungi lautan, kapal besar tersebut mampu membawa 1.380 unit kendaraan Dibangun di Shin Kurushima Dockyard, Nichioh Maru adalah kapal pertama dari pesisir Jepang yang memiliki panel tenaga surya dan didorong oleh sebuah mesin diesel yang dikontrol secara elektronik, dan berkekuatan 18.000 HP.

Mesin yang digunakan adalah MAN B & W 8S50ME-C8. Sebanyak 281 panel surya di dek memberikan kekuatan pencahayaan LED di seluruh kapal. Lambung kapal sepanjang 555 feet diberi lapisan khusus sehingga mengurangi gejala limbung.

Di bagian dalam kapal menyerupai sebuah garasi bertingkat yang besar dengan jalur penurunan hingga ke lantai mirip perparkiran sebuah mal, yang menjaga kapal tetap seimbang meski bermuatan banyak.

Nichioh Maru dapat mencapai kecepatan tertinggi 24,4 mph (22,1 knot) dan mampu berlayar sebanyak 6 kali perminggu (2.200 mil). Kapal biasa beroperasi melalui rute Kanto (Oppama) - Kinki (Kobe) - Kyushu (Kanda).

Sekilas tentang Nichioh Maru:

• Panjang: 169,95 m
• Lebar: 26,00 m
• Total berat: 11.400 ton
• Kapasitas beban:
- Completed vehicles: 880 unit (tanpa truk trailer: 1.380 unit)
- Dengan trailer: 115 unit
• Kecepatan: 21,2 knot (kpl/nzr/bun)

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.