Kapal Perang Rusia Meninggalkan Suriah

Moskow (ANTARA/RIA Novosti-OANA) - Satuan Angkatan Laut Rusia yang dipimpin oleh Kapal Induk Admiral Kuznetsov telah meninggalkan Pelabuhan Tartus, Suriah setelah kunjungan selama tiga hari, kata pernyataan Armada Rusia Kawasan Utara pada Selasa.

Armada tersebut menuju pelabuhan di Suriah pada Senin ditengah terjadinya unjuk rasa berdarah di Suriah yang melawan pemerintahan Presiden Bashar Al Assad.

Sejumlah media melaporkan kunjungan kapal perang tersebut merupakan tanda dukungan Rusia bagi pemerintahan Bashar. Namun pihak militer Rusia menyangkal seluruh hubungan mengenai kunjungan itu dengan keadaan politik di Suriah.

"Satuan Angkatan Laut telah merampungkan kunjungannya ke Pelabuhan Tartus di Suriah dengan tujuan mengisi persedian makanan dan air. Kapal tersebut meninggalkan perairan Suriah pada Selasa siang dan melanjutkan perjalanan sesuai dengan jadwal mereka," demikian pernyataan tersebut.

Kantor Berita Suriah, SANA, sebelumnya melaporkan bahwa menurut pandangan mereka kunjungan kapal perang Rusia menjadi tanda solidaritas dengan Suriah bahwa negara itu "sangat menghargai sikap terhormat Rusia dalam mendukung rakyat Suriah".

Kementerian Pertahanan Rusia telah berulang-ulang menyatakan tujuan kunjungan di Suriah adalah mengisi persediaan air dan makanan untuk misi latihan jangka panjang satuan angkatan laut itu di wilayah Atlantik dan Mediterania.

Rusia mengelola fasilitas perawatan Angkatan Laut dari masa Uni Soviet di dekat Tartus dan kawasan itu merupakan satu-satunya pijakan militer milik Rusia di Mediterania.

Selain itu, Moskow berencana untuk mengembangkan instalasi tersebut agar bisa menampung kapal perang yang lebih besar termasuk kapal laut berpeluru kendali hingga bahkan kapal induk setelah 2012.

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.