Kapal Perang TNI AL Diubah Jadi Bank Keliling Tembus Pulau Terluar

Rifki Arsilan
·Bacaan 2 menit

VIVA – Berbagai macam cara dilakukan oleh pemerintah untuk memperkuat perekonomian nasional. Salah satunya adalah memperkuat kedaulatan nilai tukar rupiah hingga ke pelosok-pelosok pulau terpencil seluruh Indonesia.

Bahkan, Kapal Perang Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Laut pun dialihfungsikan menjadi kantor atau Kas keliling Bank Indonesia untuk menggapai pulau-pulau terpencil di wilayah perairan Indonesia.

Iya, Kapal perang TNI AL telah dialihfungsikan untuk menjadi Bank keliling agar dapat menggapai pulau-pulau yang tidak tersentuh dengan jangkauan daratan. Hal itu dilakukan untuk membantu Bank Indonesia dalam menyentuh pulau-pulau terluar.

Dilansir VIVA Militer dari keterangan resmi TNI Angkatan Laut, Selasa, 30 Maret 2021, Kapal perang TNI AL yang difungsikan untuk menjadi Kas keliling adalah KRI Tjiptadi.

Penggunaan kapal perang KRI Tjiptadi dalam rangka mendukung Bank Indonesia itu dilakukan atas instruksi Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono demi mewujudkan program pemerintah dalam rangka memperkuat kedaulatan rupiah di pulau-pulau terluar.

"Sinergitas TNI Angkatan Laut dan Bank Indonesia telah terjalin lama sejak tahun 2011 dalam kegiatan Kas Keliling menyentuh sejumlah wilayah teritorial terpencil, terdepan dan terluar memiliki nilai strategis terkait kedaulatan rupiah di kawasan tersebut sehingga dapat membangkitkan nasionalisme masyarakat yang berada di wilayah perbatasan," kata Danguskamla Koarmada I, Laksma TNI Yayan Sofiyan pada saat pelepasan KRI Tjiptadi di Batam kemarin.

Sementara itu, Pangkoarmada I, Laksda TNI A Rasyid meminta kepada seluruh prajurit TNI Angkatan Laut yang bertugas dapat bekerja secara profesional dan dapat dipercaya bekerja sama dengan petugas dari Bank Indonesia yang turut onboard di KRI untuk mendistribusikan sejumlah uang di berbagai daerah.

Sejumlah pejabat baik Bank Indonesia dan TNI Angkatan Laut turut hadir dalam kegiatan pelepasan KRI Tjiptadi tersebut, diantaranya adalah Direktur Departemen Pengelolaan Uang Bank Indonesia, Yudi Harymukti, Kepala Kantor Perwakilan BI Pemprov Kepri, Paban II Ops Sopsal, Danlanal Batam, KSOP Batam, Kepala Kantor BC Batam serta Komandan KRI Tjiptadi.

Baca: Jenderal Senior Kopassus Ungkap Insiden Berdarah Pembentukan Satgultor