Kapal Tenggelam di Laut Taiwan, 12 Pelaut Indonesia Hilang

Merdeka.com - Merdeka.com - Biro Pelabuhan Maritim Taiwan menyatakan 12 pelaut Indonesia hilang setelah kapal tempat mereka bekerja mengalami kerusakan mekanis dan tenggelam di lepas pantai wilayah Changhua, Taiwan pada Senin malam.

Pihak biro pelabuhan mengungkap, mereka mendapat panggilan darurat dari kapal kargo semen berbendera Panama seberat 6.186 ton itu pada Senin lalu pukul 20.45 atau lima jam setelah kru melaporkan kemiringan kapal karena gelombang besar dan tenggelam sebagian pada 14 nautikal mil dari garis pantai. Demikian dikutip dari Focus Taiwan, Jumat (4/11).

Sebelum tenggelam sepenuhnya, 17 kru kapal asal Indonesia berusaha menyelamatkan diri dengan menaiki sekoci (perahu penyelamat) dan menunggu kapal penyelamat yang sedang berlayar menuju Pelabuhan Taichung.

Dari 17 pelaut yang menaiki sekoci, hanya lima pelaut yang berhasil diselamatkan kapal kargo yang berdekatan milik perusahaan pelayaran Evergreen Marine Corp. Sementara 12 pelaut lainnya hanyut di atas sekoci dan dinyatakan hilang pada Selasa sore waktu setempat.

Kepala Biro Pusat Urusan Maritim, Chang Chia-hao menyatakan kapal kargo berbendera Panama itu telah tenggelam. Korps Layanan Lintas Udara Nasional (NASC) dan Badan Penjaga Pantai (CGA) Taiwan segera menerjunkan pesawat dan kapal mereka untuk mencari 12 pelaut yang hilang.

Berdasarkan pencarian, kapal sekoci kosong telah berhasil ditemukan di lepas pantai Chiayi, Tainan dan Pulau Penghu pada Selasa pagi.

Meski menemukan sekoci kosong, pihak NASC dan CGA tetap melanjutkan misi pencarian dan penyelamatan.

Reporter Magang: Theofilus Jose Setiawan [pan]