Kapal tol laut Pelni angkut 20 kontainer minyak goreng ID FOOD

PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) mengangkut 20 kontainer minyak goreng dari BUMN Holding Pangan ID FOOD menggunakan KM Logistik Nusantara 5 dari Surabaya dengan tujuan Morotai, Maluku Utara.

Direktur Usaha Angkutan Barang dan Tol Laut Pelni Yossianis Marciano mengatakan bahwa KM Lognus 5 mengangkut 211 TEUs dry container dan 9 reefer container.

Dari jumlah tersebut, 36 kontainer merupakan muatan minyak goreng, dengan 20 kontainer diantaranya adalah minyak goreng dari Holding Pangan ID FOOD.

"Untuk 36 kontainer, totalnya 674.400 liter, dengan 392.140 liter diantaranya milik ID FOOD," kata Yossianis di Jakarta, Minggu.

Ia mengatakan, KM Lognus 5 merupakan satu dari enam armada tol laut milik Pelni dengan daya angkut 225 TEUs kontainer kering dan 10 TEUs kontainer reefer.

Dari total 10 trayek penugasan tol laut dari pemerintah melalui Kementerian Perhubungan, KM Lognus 5 sendiri mengisi rute T-10 dengan jalur Tg. Perak – Tidore – Morotai - Galela - Buli – Maba – Weda – Tg. Perak.

Per 22 September kemarin, KM Lognus 5 menunjukkan kinerja terbaik sepanjang 2022 dengan total mengangkut 1.523 TEUs muatan berangkat dan 765 TEUs muatan balik dengan capaian load factor 132 persen.

Adapun muatan bahan pokok yang paling banyak diangkut antara lain beras, minyak goreng, telur dan air mineral.

Ia menyampaikan, harga angkutan dengan kapal tol laut disubsidi oleh pemerintah sehingga dapat menurunkan ongkos logistik ke wilayah Tertinggal, Terpencil, Terluar, dan Perbatasan (3TP).

"Trayek T-10 merupakan trayek paling ramai. Kami terus mengharapkan bantuan pemda untuk mempromosikan kehadiran kapal tol laut kepada pelaku usaha di wilayah masing-masing," katanya.

Pelni sebagai Perusahaan Badan Usaha Milik Negara yang bergerak pada bidang transportasi laut saat ini mengoperasikan 26 Kapal Penumpang dan menyinggahi 76 pelabuhan serta melayani 1.058 ruas.

Selain angkutan penumpang, Pelni juga melayani 44 trayek kapal perintis yang menjadi sarana aksesibilitas bagi mobilitas penduduk di daerah 3TP di mana Kapal Perintis menyinggahi 281 pelabuhan dengan total 3.695 ruas.

Selain itu, Pelni juga mengoperasikan sebanyak 16 Kapal Rede. Sedangkan untuk pelayanan bisnis logistik, saat ini mengoperasikan 10 trayek tol laut serta satu trayek khusus untuk angkutan ternak.

Baca juga: Kemenhub berdayakan tol laut untuk tingkatkan perekonomian masyarakat

Baca juga: Optimalisasi tol laut dukung distribusi barang

Baca juga: Kemenhub anggarkan Rp1,59 triliun untuk mendukung program tol laut