Kapan Bunga LPS Naik?

  • IPW Temukan Kejanggalan Akuisisi BTN oleh Mandiri

    Antara

    Jakarta (Antara) - Indonesia Property Watch menemukan kejanggalan rencana akuisisi atau mengalihkan saham PT Bank Tabungan Negara (Persero) oleh pemerintah kepada PT Bank Mandiri TBK. "Banyak kejanggalan, pertama, sebelum ada rencana akuisisi ini, `fit and proper test` (uji kelayakan dan kepatutan) ini masih belum matang, tiba-tiba penggantinya ada dan ada surat dari Kementerian BUMN," kata DIrektur Eksekutif IPW Ali Tranghanda dalam sebuah diskusi di Jakarta, Senin. ... …

  • Dahlan dianggap bikin blunder melebur BTN-Mandiri

    Dahlan dianggap bikin blunder melebur BTN-Mandiri

    Merdeka.com
    Dahlan dianggap bikin blunder melebur BTN-Mandiri

    MERDEKA.COM. Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan meneruskan gagasan yang sudah dicetuskan sejak era Menteri Tanri Abeng, yakni meleburkan PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) menjadi anak usaha PT Bank Mandiri Tbk (BMRI). Keduanya adalah bank pelat merah yang telah melantai di bursa saham. …

  • Agus Marto: BI Hanya Awasi Prudensial

    Agus Marto: BI Hanya Awasi Prudensial

    TRIBUNnews.com
    Agus Marto: BI Hanya Awasi Prudensial

    TRIBUNNEWS.COM - Agus menyerahkan hal tersebut kepada Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan …

PLASADANA.COM - Suku bunga acuan Bank Indonesia sudah naik. Lazimnya, suku bunga penjaminan (simpanan yang dijamin) Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) ikut bergerak. Tapi kali ini belum terjadi.

Menurut Kepala Eksekutif LPS, Mirza Adityaswara, pihaknya masih memantau respons perbankan atas kenaikan suku bunga. Jika bank menaikkan suku bunga simpanan mereka, terbuka kemungkinan bagi LPS untuk menaikan suku bunga penjaminan.

Saat ini, suku bunga penjaminan untuk mata uang rupiah berada pada level 5,75 persen dan valuta asing 1,25 persen.  Sedangkan untuk bank perkreditan rakyat dipatok pada level 8,25 persen.

"Kita akan lihat satu bulan ke depan," ujar Mirza di Jakarta, Selasa (16/7).

Dia menjelaskan, suku bunga penjaminan memang memiliki kaitan erat dengan tingkat suku bunga simpanan. Sebab, dalam Undang-Undang LPS ditegaskan, lembaga tersebut hanya boleh memberikan klaim terhadap simpanan nasabah yang sesuai dengan penjaminan berikut bunga yang wajar.

Bunga wajar adalah bunga yang ditetapkan LPS. Namun lembaga ii tetap memperhatikan tingkat suku bunga pasar yang terbentuk karena aktifitas perbankan dalam mengelola dana pihak ketiga.

"LPS rate itu instrumen berlakunya penjaminan. Dengan begitu, dana yang dijamin hanya sepanjang bunga yang ditawarkan tidak melebihi LPS rate," papar Mirza.

Kondisi tersebut, lanjut Mirza, berbeda dengan BI sebagai otoritas moneter yang memiliki alat untuk mengatur likuiditas. LPS, kata dia, lebih berorientasi pada penjaminan atas dana nasabah yang di simpan di perbankan.

Penulis: Heru Budhiarto

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Memuat...