Kapan Waktu Tepat Mengonsumsi Minuman Isotonik?

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta Hampir sebagian besar atau sebanyak 77% tubuh manusia terdiri dari cairan. Fungsi cairan ini, selain untuk kebutuhan gizi harian,mengatur suhu tubuh, membuang racun dan sisa makanan, membantu sistem pernafasan serta menjaga kelembaban dan tekstur kulit.

Nah, ketika kita berkeringat tentunya cairan yang hilang dalam tubuh harus segera diganti (rehidrasi). Yup, kamu bisa mengonsumsi air mineral atau minuman isotonik.

Menurut dr Elvina M.Sc., Sp.GK, Ph.D, minuman isotonik adalah minuman yang memiliki formulasi kadar ion yang sudah ditentukan.

Minuman isotonik lebih cepat menggantikan elektrolit atau keringat dan cepat diserap oleh tubuh. Selain itu, minuman isotonik juga memberikan sejumlah asupan karbohidrat.

Dengan kata lain, minuman isotonik cocok untuk menggantikan cairan tubuh usai selama kamu aktivitas sehari-hari yang padat atau intensitas tinggi.

Selain itu, menurut Dokter Spesialis Olahraga, dr.Grace Tumbelaka, Sp.KO, ketika seseorang berolahraga di bawah satu jam dengan intensitas sedang, dianjurkan mengonsumsi air putih.

"Tapi kalau olahraga lebih dari satu jam dengan intensitas sedang atau kurang dari satu jam dengan intensitas tinggi, sangat diperlukan minuman isotonik," jelas dr Grace.

Oleh karena itu, pilihlah minuman isotonik yang mengandung tujuh ion yang mudah diserap tubuh. Ya, Ion adalah elektrolit yang larut dalam air, memiliki muatan kation(+) seperti kalium, kalsium, magnesium, natrium dan anion(-) seperti klorida, laktat dan sitrat yang akan mengatur kerja metabolisme tubuh.

(*)

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel