Kapasitas energi terbarukan China tumbuh pesat pada Q1 2022

·Bacaan 1 menit

Kapasitas terpasang energi terbarukan China mencatat pertumbuhan pesat pada kuartal pertama (Q1) 2022, sebagai bagian dari upaya negara itu dalam mencapai puncak karbon dan netralitas karbon.

Pada periode Januari-Maret, kapasitas pembangkit listrik tenaga angin melonjak 17,4 persen secara tahunan (yoy) menjadi 340 juta kilowatt, sedangkan kapasitas pembangkit listrik tenaga surya mencapai 320 juta kilowatt, dengan peningkatan 22,9 persen, menurut data dari Administrasi Energi Nasional China.

Pada akhir Maret, total kapasitas pembangkit listrik terpasang di negara itu mencapai sekitar 2,4 miliar kilowatt, naik 7,8 persen dibandingkan tahun lalu, papar data tersebut.

China telah mengumumkan bahwa mereka akan berupaya mencapai puncak emisi karbon dioksida pada 2030 dan mewujudkan netralitas karbon pada 2060.

Negara tersebut terus bergerak maju dalam pengembangan energi terbarukan guna memperbaiki struktur energinya. Menurut sebuah rencana aksi yang dirilis tahun lalu, China memiliki tujuan untuk meningkatkan pangsa konsumsi energi nonfosil menjadi sekitar 25 persen pada 2030 mendatang.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel