Kapasitas RS Tangani COVID-19 di 29 Provinsi Sudah Lewati Batas

·Bacaan 1 menit

VIVA – Pemerintah melaporkan kondisi terkini kesanggupan rumah sakit untuk menampung pasien COVID-19. Ketua Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN), Airlangga Hartarto mengemukakan bahwa dari 87 kabupaten/kota, rumah sakit rujukan pasien Corona dilaporkan sudah menampung 70 persen dari kapasitas.

Padahal dalam catatan VIVA, merujuk anjuran Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) bahwa angka ideal atau batas aman BOR isolasi rumah sakit dalam penanganan virus Corona COVID-19 sebesar 60 persen dan sisanya tempat tidur untuk merawat pasien non-COVID.

"Bahwa terdapat 87 kabupaten kota yang fasilitas rumah sakit di atas 70 persen di 29 provinsi. Oleh karena itu arahan bapak Presiden untuk terus menjaga kedisiplinan masyarakat tentang 3M dan ini merupakan penugasan di BNPB," kata Airlangga saat menyampaikan keterangan pers usai rapat terbatas secara daring dengan Presiden Jokowi, Senin 21 Juni 2021.

Presiden Joko Widodo kata Airlangga dalam arahannya menekankan fokus pada daerah-daerah dengan bed occupancy ratio (BOR) atau keterisian tempat tidur yang pasien di daerah tersebut melonjak sangat tinggi. TNI-Polri kata dia sesuai arahan Presiden perlu dilibatkan.

"Bapak presiden menyampaikan apa yang terjadi di lapangan dan tindak lanjut yang telah dilakukan oleh TNI dan Polri terutama untuk menangani di beberapa daerah yang tinggi duluan yaitu Riau, Kepri, Bangkalan, maupun Kudus," ujar Menko Perekonomian itu.

Airlangga juga menyampaikan, Presiden memberi tugas kepada Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) menangani COVID bagi ibu dan anak-anak.

"Sehingga BKKBN akan menangani secara khusus terkait dengan penanganan COVID untuk ibu hamil ibu, melahirkan, balita dan anak-anak," kata Airlangga.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel