Kapolda bangga dengan seniman lokal pada konser Simfoni Tanah Papua

Kapolda Papua Irjen Pol Mathius D Fakhiri mengaku bangga dengan penampilan seniman lokal yang berkolaborasi bersama komponis Erwin Gutawa dalam konser Simfoni Tanah Papua di Istora Papua Bangkit.

"Saya mengapresiasi Erwin Gutawa Orkestra bersama timnya atas penyelenggaraan konser musik yang luar biasa. Selaku pencinta seni dan budaya saya merasa bangga, karena semua seniman Papua bisa mengeksplorasi diri di panggung bersama salah satu maestro musik di Tanah Air," kata Mathius Fakhiri, di Jayapura, Minggu.

Dia berharap melalui konser musik bertajuk Simfoni Tanah Papua tersebut, para seniman di Papua ke depan bisa sejajar dengan musisi yang berada di luar Papua.

"Artinya duduk sama tinggi atau bahkan bisa lebih dari seniman lain di seluruh Tanah Air," ujarnya.

Dia menjelaskan pihaknya mendorong supaya konser musik di Bumi Cenderawasih bisa menjadi satu agenda yang dilaksanakan setiap tahun.

"Jadi bukan hanya olahraga saja, tetapi seni dan budaya juga perlu sehingga Papua bisa muncul dari sisi lainnya," katanya lagi.

Ketua penyelenggara sekaligus CEO PT Adhi Trengginas Aci fakhiri CEO PT Adhi Trengginas 90 Rafaeisal Fasih Fakhiri mengatakan dengan menghadirkan komponis Erwin Gutawa menorehkan sejarah baru di Tanah Papua bahkan di Indonesia bagian timur.

Apalagi, kata dia, dalam konser tersebut menampilkan kolaborasi antara sebuah orkestra besar bersama musik tradisional di Tanah Papua.

Menurut Fasih, hal ini merupakan kerinduan dalam memberikan satu pertunjukan yang berkualitas sekaligus mengangkat para seniman budaya Papua, agar bisa diketahui oleh masyarakat di Indonesia bahkan di dunia

"Kami adalah orang timur Indonesia yang pertama kali menikmati matahari terbit, untuk itu kami tidak mau kalah dengan daerah lain di Indonesia dan untuk membuktikan bahwa Papua bisa," katanya pula.

Konser musik bertajuk Simfoni Tanah Papua berlangsung di Istora Papua Bangkit, Sentani, Kabupaten Jayapura pada Sabtu (27/8).
Baca juga: Erwin Gutawa: Konser Simfoni di Tanah Papua digelar Agustus