Kapolda Jabar tinjau jalur arteri pantura jelang mudik Lebaran 2022

·Bacaan 1 menit

Kapolda Jawa Barat (Jabar) Irjen Pol Suntana meninjau jalur arteri Pantai Utara (Pantura) Indramayu untuk memastikan kesiapan jalan dan rambu di daerah tersebut menjelang mudik Lebaran 2022.

"Pengecekan jalur arteri ini untuk memastikan kondisi jalan layak dilalui," katanya, di Indramayu, Selasa.

Suntana mengatakan pihaknya melakukan peninjauan jalur arteri mulai dari perbatasan Bekasi dan Karawang sampai arah timur perbatasan Cirebon.

Menurutnya, pengecekan jalur mudik arteri itu memastikan kondisi jalan pantura layak digunakan selama mudik Lebaran 2022.

Baca juga: Sentra vaksinasi didirikan pada beberapa titik jalur mudik di Cirebon

"Pengecekan jalur arteri yang kita lakukan sepanjang perbatasan Bekasi, Karawang sampai Cirebon," tuturnya.

Selain mengecek jalur arteri, Kapolda Jawa Barat juga melakukan pengecekan penerangan jalan dan rambu yang terpasang di jalur tersebut.

Suntana memastikan bahwa pos pelayanan dan pengamanan sudah bisa digunakan selama arus mudik Lebaran 2022 untuk memberikan kenyamanan para pemudik.

Baca juga: Titik kemacetan jalur mudik Lebaran 2022 di Jabar mulai dipetakan
Baca juga: Polisi awasi jalur alternatif di Jabar usai ada larangan mudik terbaru

"Kami mengecek penerangan jalan umum, apakah bisa berfungsi untuk menerangi pada malam hari. Saya akan memastikan pos pengamanan dan pelayanan di sepanjang jalur arteri dapat melayani para pemudik," tuturnya.

Ia mengimbau pemudik yang menggunakan kendaraan roda dua agar berhati-hati dan jangan sampai membawa barang bawaan berlebihan.

Selain itu, kata Suntana, saat merasa lelah, pemudik dipersilakan menepi dan beristirahat di pos disediakan karena di dalamnya ada beberapa fasilitas guna menghilangkan lelah selama perjalanan.

"Kami harapkan pos yang didirikan bisa menjadi tempat transit yang nyaman," katanya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel