Kapolda Jateng jamin keamanan dan kenyamanan delegasi G20

Kepala Polda Jawa Tengah Irjen Pol. Ahmad Luthfi menjamin keamanan dan kenyamanan para peserta dan delegasi dalam acara Kirab Budaya G20 di Borobudur.

"Kami melakukan pengamanan, tidak hanya memberikan rasa aman tetapi juga nyaman kepada seluruh delegasi yang hadir di wilayah Jawa Tengah," kata Ahmad saat meninjau lokasi pengamanan di Pospam Terpadu CMM G20 di Borobudur, Kabupaten Magelang, Jateng, Senin.

Dia menjelaskan pengamanan dalam kegiatan tersebut melibatkan 1.700 personel, yang digelar mulai dari kedatangan para tamu di wilayah Polda Daerah Istimewa Yogyakarta, pengamanan dan pengawalan jalur dari DIY ke Magelang, serta pengamanan terbuka dan tertutup hingga ke safe house di wilayah Magelang.

Pengamanan berlapis juga dilakukan di sejumlah zona, mulai dari hotel tempat menginap, lokasi kegiatan, dan kegiatan rapat. Di masing-masing lokasi tersebut, terbagi ring pengamanan mulai dari dalam hingga seputar lokasi pengamanan.

"Terhadap para delegasi juga dilakukan pengamanan melekat dari LO (liaison officer) yang disediakan oleh Polda Jateng, mulai dari kedatangan hingga selesainya acara kegiatan; serta disediakan anggota yang stand by di lokasi pengamanan selama 1x24 jam," jelasnya.

Baca juga: Delegasi G20 diajak Kemendikbudristek sarasehan budaya di Borobudur

Kegiatan pengamanan tersebut dilakukan sejak Sabtu (10/9) hingga kepulangan para tamu delegasi pada Rabu (14/9).

"Kami dirikan berbagai posko di tiap lokasi pengamanan, bahkan di posko gabungan juga melibatkan berbagai instansi tidak hanya Polri," katanya.

Dia menegaskan tingkat pengamanan yang diberikan akan sama, baik untuk tamu dalam negeri maupun luar negeri, dengan memperhatikan standar operasional prosedur (SOP) pengamanan dan pengawalan VVIP.

Meski mengutamakan kenyamanan para tamu delegasi, katanya, pihaknya tetap melakukan penegakan hukum terhadap dugaan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat maupun tindak pidana yang berpotensi mengancam kelancaran jalannya kegiatan G20 di Jateng.

Terkait potensi ancaman terorisme, Polri telah menerjunkan tim dari Gegana Brimob untuk melakukan sterilisasi, baik di lokasi tempat menginap hingga lokasi kegiatan berlangsung.

"Pengamanan yang kami berikan nyaman. Jadi, tidak hanya tegas tapi mengutamakan kenyamanan para tamu delegasi yang hadir dalam kegiatan G20. Jadi, masyarakat senang dengan gelaran G20; dan yang utama para tamu delegasi merasa nyaman dengan pengamanan yang diberikan," ujarnya.

Dengan rasa nyaman yang dirasakan para tamu delegasi tersebut, dia berharap dapat memberikan gambaran mengenai budaya Indonesia yang hangat dan nyaman.

Baca juga: Kirab budaya G20 diikuti ribuan warga Borobudur