Kapolda Jateng Minta Jajaran Terapkan Pengamanan Maksimal Saat Paskah

Lis Yuliawati, antv/tvOne
·Bacaan 1 menit

VIVA – Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ahmad Luthfi menyatakan, kejadian bom di Makassar tidak berpengaruh untuk Jawa Tengah. Semua daerah sudah diminta untuk melakukan pengamanan super maksimal, mulai hari ini sampai nanti pada saat perayaan Paskah.

Kapolda juga menegaskan, TNI-Polri sudah memberikan jaminan kepada masyarakat untuk melaksanakan ibadah.

Hal itu disampaikan Ahmad Luthfi usai mengikuti rapat bersama Forkopimda terkait situasi dan kondisi terkini di Kantor Gubernur Jawa Tengah, Selasa, 30 Maret 2021.

"Kita imbau masyarakat agar melaksanakan kegiatan ibadah sebagaimana mestinya, karena para Kapolres sudah di-briefing untuk mengklasifikasi tempat ibadah yang akan melaksanakan Paskah. Itu mulai hari ini sampai nanti menjelang pelaksanaan Paskah," ujarnya.

Ia menambahkan, pengamanan juga melibatkan partisipasi dari komponen masyarakat, tidak hanya dari anggota TNI-Polri, dan hal itu sudah terjalin di beberapa daerah.

"Rasa memiliki terkait masyarakat yang melaksanakan ibadah tidak hanya dimiliki oleh TNI-Polri tetapi juga masyarakat yang ikut serta. Jadi tidak terpengaruh untuk Jawa Tengah," katanya.

Sebelumnya Kapolda Jateng melalui Kabidhumas Polda Jateng Kombes Pol Iskandar Fitriana Sutisna menjelaskan, untuk mengantisipasi, Polda Jateng telah menyiapkan pasukan bilamana terjadi aksi teror di Jawa Tengah.

Saat ini, lanjutnya, setiap gereja yang akan mengadakan Paskah telah menerapkan protokol kesehatan. Jemaah yang akan hadir dibatasi dan telah terekam barcode yang telah disiapkan kepada jemaah sehingga tidak setiap orang boleh dan bebas masuk ke dalam gereja. Jemaah yang tidak tertampung bisa mengikuti secara virtual.

Laporan Teguh Joko Sutrisno (vOne/Semarang, Jateng)