Kapolda Jawa Tengah Ancam Tindakan Tegas bagi Pelanggar PPKM Darurat

·Bacaan 1 menit

VIVA – Kepala Kepolisian Jawa Tengah Irjen Pol Ahmad Luthfi menegaskan bahwa PPKM Darurat untuk pengendalian COVID-19 menjadi momentum untuk menerapkan tindakan tegas bagi para pelanggar aturan itu. Warga yang selama ini bandel, katanya, tak cukup lagi sekedar diberi imbauan, tapi harus ditindak tegas.

"Mengingat COVID-19 di Jateng makin meningkat, kita lakukan tindakan tegas ini, untuk mendidik mereka akan bahaya COVID-19 ini, karena mereka tidak hanya cukup dengan imbauan dan protokol," kata Luthfi di Semarang, Jumat, 2 Juli 2021.

Peran masyarakat, katanya, sangat dibutuhkan dalam memerangi COVID-19. Dia menyarankan semua pemerintah kabupaten/kota agar membuat peraturan daerah yang mengatur tentang pengendalian COVID-19, karena hal itu akan menjadi landasan Polri dalam menindak masyarakat yang tidak patuh.

"Di Banyumas, kita sudah lakukan, dan kita terapkan kepada masyarakat akan sanksi pidana yang dilanggar dalam PPKM Mikro. Sehingga kabupaten yang belum memiliki perda PPKM ini, kepolisian melakukan tindakkan dan sanksi yang terukur, kita berharap semua kabupaten sudah membuat perda tersebut," katanya.

Selama PPKM Darurat, warga diminta agar di rumah saja, tidak beraktivitas di luar kalau tidak penting sekali, patuhi peraturan pemerintah dan laksanakan 5M dan 3T.

Teguh Joko Sutrisno/Semarang

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel