Kapolda Kalsel: Pelayanan Normal namun Pengamanan Markas Diperketat

Mohammad Arief Hidayat
·Bacaan 1 menit

VIVA – Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan Irjen Rikwanto memastikan pelayanan kepolisian kepada masyarakat berjalan normal namun pengamanan di Markas diperketat setelah serangan teror di Makassar dan Mabes Polri di Jakarta.

"Pengetatan pengamanan ini juga berlaku di Polres jajaran, kita tingkatkan kewaspadaan semuanya," kata dia di Banjarmasin, Kamis, 1 April 2021.

Meski sistem pengamanan diperketat, Rikwanto menekankan kepada anggota untuk tidak mengurangi kualitas pelayanan publik, sehingga masyarakat tetap merasa nyaman.

Dia menjamin keamanan sehingga masyarakat tidak perlu takut beraktivitas seperti biasa termasuk menjalankan ibadah.

"Kita yakinkan bahwa negara tidak takut dengan kelompok teror, mari kita bersama-sama memberantasnya karena peran serta masyarakat memberikan informasi sangatlah dibutuhkan," ujarnya.

Pintu gerbang utama Markas Polda Kalimantan Selatan di Jalan S Parman, Banjarmasin, ditutup. Sedangkan akses keluar masuk hanya diberlakukan di pintu belakang Jalan D.I. Pandjaitan.

Tampak anggota bersenjata lengkap dari Direktorat Samapta dan Satuan Brimob berjaga baik di pintu depan maupun bagian belakang Mapolda. Setiap orang yang masuk diperiksa secara ketat dan ditanyakan keperluannya.

Direktur Samapta Polda Kalimantan Selatan Kombes Pol Pepen Supena yang mengomando pasukan pengamanan Markas menuturkan sistem penjagaan diperketat sesuai perintah pimpinan menyikapi situasi saat ini.

Selain pengamanan markas komando, kata Pepen, anggotanya juga dikerahkan melakukan patroli termasuk penjagaan beberapa tempat ibadah.

"Besok kan ada perayaan Paskah, tentunya gereja-gereja kita perketat pengamanannya. 65 personel Direktorat Samapta diperbantukan ke Polresta Banjarmasin untuk berjaga selama pelaksanaan misa di gereja," katanya. (ant)