Kapolda Metro Jaya yang Dicopot: Protokol Kesehatan Harga Mati

Ezra Sihite, Ahmad Farhan Faris
·Bacaan 1 menit

VIVAKapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana mengatakan masyarakat harus terus mematuhi protokol kesehatan agar tidak tertular virus COVID-19 yang masih menghantui Indonesia, khususnya di Jakarta. Menurut dia, masyarakat karena itu harus patuhi protokol 3M yakni memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan.

“Saya harapkan kepatuhan kita kepada protokol kesehatan ini adalah harga mati,” kata Nana di Tangerang Kota pada Kamis, 19 November 2020.

Sehingga dengan demikian, lanjut Nana, penyebaran atau penularan virus Corona ini bisa semakin berkurang dan keadaan kembali normal. Selain itu, ia sangat mengapresiasi tenaga medis yang sudah berjuang untuk menyembuhkan pasien COVID-19.

“Insya Allah penularan virus ini semakin berkurang,” ujarnya.

Menurut dia, wabah Corona ini sangat memberikan dampak kepada banyak sektor bukan hanya kesehatan masyarakat saja. Namun tentunya, virus ini sangat berdampak dan mengganggu banyak sektor-sektor kehidupan masyarakat khususnya pertanian.

Hal itu menjadi fokus pemerintah karena memang terkait erat dengan ketahanan pangan nasional. Sehingga masa pandemi sulit seperti sekarang ini, tugas program ketahanan pangan adalah upaya unuk menghindari krisis pangan yang seakan-akan menghantui.

“Di sinilah peran aparatur pemerintah, Polri, TNI, dan Pemda bersama dengan tokoh masyarakat untuk melakukan upaya-upaya mencegah melebarnya pandemi COVID ini. Tentunya, kita harus menjaga stabilitas ekonomi, salah satunya menjamin ketersediaan pangan masyarakat,” lanjut Nana.

Diketahui, Nana Sudjana baru-baru ini dicopot dari jabatan sebagai Kapolda Metro Jaya. Besok akan dilangsungkan serah terima jabatan kepada Kapolda Metro Jaya yang baru Irjen Mohammad Fadil Imran yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolda Jatim. (ren)