Kapolda Papua Akui Ada Personel Polri Positif COVID-19 usai Divaksin

Mohammad Arief Hidayat
·Bacaan 1 menit

VIVA – Kepala Polda Papua Irjen Pol Mathius Fakhiri mengakui adanya laporan tentang anggota Polri yang kembali terpapar COVID-19 setelah yang bersangkutan divaksinasi.

"Memang benar ada laporan tentang dua personel yang kembali positif beberapa hari setelah divaksinasi COVID-19. Namun, kondisinya dilaporkan stabil," kata Fakhiri seusai membuka vaksinasi COVID-19 bagi personel Polri dan ASN di jajaran Polda Papua di Jayapura, Kamis, 18 Maret 2021.

Dikatakannya, terjangkitnya personel itu diduga karena kendornya protokol kesehatan. Diingatkan walaupun sudah divaksinasi, prokes tetap diterapkan.

Berdasarkan laporan yang diterima, terungkap kekebalan baru terbentuk setelah 56 hari karena setiap orang menerima dua kali suntikan dengan rentang waktu 14 hari dari pemberian vaksin pertama.

Karena itu diharapkan kepada penerima vaksin untuk tetap menerapkan prokes sehingga tidak terjangkit COVID-19, kata Fakhiri.

Kepala Bidang Kedokteran dan Kesehatan Polda Papua Kombes dr. Nariyana mengatakan, data anggota Polri dan ASN di Polda Papua yang berstatus kontak erat sebanyak 836 anggota, suspek 135 anggota dan terkonfirmasi COVID-19 tercatat 234 personel, sedangkan yang meninggal karena COVID-19 sebanyak 7 personel.

Jumlah personel yang akan divaksinasi 12.160 orang, kata Nariyana seraya menambahkan petugas kesehatan siap menyuntikkan vaksin ke anggota Polri dan ASN.

Secara keseluruhan hingga Selasa, 17 Maret, jumlah warga yang terpapar COVID-19 tercatat 19.615 orang, 17.292 orang sembuh, 1.945 orang dirawat dan 378 orang meninggal. (ant)