Kapolda Papua: Bintara Polri tidak lakukan kekerasan saat bertugas

·Bacaan 1 menit

Kapolda Papua Irjen Pol Mathius Fakhiri meminta bintara Polri untuk menghilangkan cara kekerasan saat bertugas, terutama saat membantu menyelesaikan masalah masyarakat di provinsi ini.

Hilangkan cara-cara kekerasan dengan mengutamakan berkomunikasi dalam menyelesaikan setiap persoalan yang terjadi antara masyarakat, kata Kapolda.

"Kehadiran kalian di tanah Papua bertujuan untuk melayani semua masyarakat," kata Kapolda pada Pembukaan Pemantapan Pembinaan dan Latihan Bintara Noken Polri Tahun 2021 di Lapangan SPN Bse G Jayapura, Senin.

Baca juga: Kapolda Papua Barat membuka binlat 1.496 bintara afirmasi otsus 2021

Kapolda berpesan agar dalam melaksanakan tugas, mereka harus bisa menampung seluruh aspirasi masyarakat.

"Kita harus punya hati, selalu disiplin, menjaga tutur kata yang baik, dan sederhana. Kalian dilarang keras mengonsumsi minuman keras dan harus lebih dekat dengan masyarakat karena kalian 99 persen besar di Papua yang pasti sudah cukup banyak mengetahui karakteristik budaya dan lingkungan," katanya.

Baca juga: Polda Papua siap menggelar 11 operasi pada 2022
Baca juga: Kepala Polda Papua: Polisi lakukan pendekatan manusiawi ke warga

Kapolda mengingat agar mereka lebih berhati-hati dalam melaksanakan tugas.

Pembinaan dan latihan (binlat) diikuti 2.400 personel bintara Polri yang akan berlangsung selama sebulan.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel