Kapolda Sulsel: Korban Meninggal Baru Satu, Diduga Pelaku Sendiri

Hardani Triyoga, Edwin Firdaus
·Bacaan 1 menit

VIVA – Kapolda Sulawesi Selatan Inspektur Jenderal Pol Merdisyam menyampaikan saat ini pihaknya sedang melakukan pengamanan secara optimal di lokasi ledakan dekat Gereja Katedral, Makassar, Minggu, 28 Maret 2021. Ledakan ini diduga karena bom bunuh diri.

"Kita lakukan pengamanan TKP, dan kejadian ini sekitar pukul 10.35 WITA," kata Merdisyam dalam Breaking News tvOne yang dikutip VIVA, Minggu, 28 Maret 2021.

Dia menjelaskan sebelum terjadi ledakan ada seorang yang mengendarai sepeda motor menuju parkiran Gereja Katedral. Namun, saat itu, petugas keamanan gereja menahan pengendara motor tersebut. Tak lama kemudian, ledakan tersebut terjadi. "Tetapi oleh petugas gereja ditahan, tiba-tiba terjadi ledakan," ujar Merdisyam.

Dia menekankan lokasi kejadian persis di depan Gereja Katedral.

"Sementara patut diduga (bom bunuh diri). Kejadian itu di depan gereja, bukan di dalam ya, masih di jalan raya," tuturnya.

Terkait korban jiwa, ia menyebut hanya dari pelaku bom bunuh diri. Meski demikian, ada sejumlah korban luka-luka yang sudah dievakuasi ambulans. ". Korban meninggal sejauh ini kami terima data baru satu, diduga itu pelaku sendiri," sebutnya.

Laporan VIVA sebelumnya, ledakan terjadi di depan Gereja Katedral. Akibat ledakan itu, potongan tubuh manusia berserakan di lokasi.