Kapolres Bawa Sembako Tengah Malam, Warga: Salah Saya Apa Pak?

·Bacaan 1 menit

VIVA – Puluhan masyarakat desa yang ada di wilayah Kecamatan Jaluko kabupaten Muaro Jambi terharu melihat Kapolres Muaro Jambi, AKBP Yuyan Priatmaja dan jajaran Polsek dan TNI membagi-bagikan sembako hingga tengah malam ke rumah-rumah warga.

Kapolres mendatangi satu-persatu rumah warga di tengah hujan deras yang melanda daerah tersebut. AKBP Yuyan dan jajaran terpaksa harus hujan-hujanan, seragam dinas basah, namun tidak membuat aparat menyerah, asal rakyat bisa makan karena dampak dari PPKM masa pandemi COVID-19.

Pembagian sembako dilakukan pada Jumat malam, 23 juli 2021 sekitar pukul 21.00 WIB sampai sabtu dini hari, 24 Juli 2021 sekitar pukul 00.30 WIB. Warga yang malam-malam dapat sembako terharu dengan perjuangan para aparat TNI-Polri.

"Saya sangat bangga sekali dan sangat berterimakasih kepada Polisi dan TNI yang kehujanan deras membagikan sembako kepada warga," ujar warga ke polisi dan TNI.

Tidak sampai disitu, ada juga seorang ibu rumah tangga warga Desa Pematang Gajah terkejut melihat ada Kapolres Muaro Jambi berseragam lengkap dan jajaran beserta TNI. Ibu rumah tangga itu terkejut ketika rumahnya disambangi banyak aparat.

"Salah apa saya pak?" kata ibu tersebut.

"Ibu dapat bantuan sembako dari pemerintah. Tidak apa-apa bu, kita datang untuk kasih bantuan sembako akibat dampak PPKM," jelas Kapolres.

AKBP Yuyan Priatmaja saat dikonfirmasi soal aksi bagi-bagi sembako tengah malam itu, mengatakan bahwa pembagian sembako ke masyarakat merupakan instruksi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan melakukan patroli skala besar.

"Pembagian sembako,kepada masyarakat desa seperti lansia, marbot masjid dan para pedagang kecil akibat dampak PPKM dan jumlah personil gabungan Polri dan TNI kita turunkan dalam pembagian sembako mencapai ratusan orang dan itu kehujanan semua," terangnya

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel