Kapolres Depok usai Divaksin COVID-19: Lebih Sakit Vaksin Meningitis

Mohammad Arief Hidayat, Zahrul Darmawan (Depok)
·Bacaan 1 menit

VIVA – Sejumlah pejabat utama di lingkungan pemerintah kota Depok disuntik perdana vaksin COVID-19 buatan perusahaan biofarmasi asal China, Sinovac, pada Kamis, 14 Januari 2021.

Mereka, di antaranya Wakil Wali Kota Pradi Supriatna, Kepala Polres Komisaris Besar Imran Edwin Siregar, dan Komandan Kodim 0508/Depok Kolonel Inf Agus Israk Miraj.

Segera setelah disuntik, satu per satu orang-orang itu ditanyai kesannya menerima vaksin COVID-19. “Saya kira biasa aja, malah lebih sakit [disuntik] vaksin meningitis kalau kita mau umrah--kan tebal [jarumnya], kalau ini enggak,” kata Imran Edwin Siregar.

Baca: Apa Perbedaan Vaksin China Sinovac dan Sinopharm serta Merek Lain?

Imran mengaku tidak ada persiapan khusus ketika mengikuti serangkaian suntik vaksin itu kecuali istirahat yang cukup dan minum air putih.

Agus Israk Miraj pun mengaku proses penyuntikan tidak terasa sakit. Dia sempat khawatir bakal sakit saat jarum suntik ditusukkan ke lengannya. Tetapi ternyata tidak.

Agus mengimbau agar masyarakat tidak perlu ragu atau khawatir dengan vaksin. Jika sudah waktunya nanti, masyarakat disilakan datang untuk disuntik vaksin demi memutus rantai penularan COVID-19.

Depok mendapat jatah vaksin COVID-19 buatan Sinovac pada tahap awal sebanyak 11.140 botol. Vaksinasi selanjutnya akan dilakukan kepada para tenaga medis sebelum akhirnya dibagikan ke masyarakat umum pada tahap selanjutnya.