Kapolres Disoraki, Patahkan Argumen Habib Rizieq hingga Bocoran SWF

Dusep Malik
·Bacaan 3 menit

VIVA – Berita terkait sebuah video yang menunjukkan Kapolres Kota Tangerang, Kombes Pol Ade Ary disoraki jamaah yang hadir dalam peringatan Haul Syekh Abdul Qadir Jailani menjadi perhatian pembaca news and tranding di VIVA.co.id sepanjang Senin 30 November 2020.

Pembaca tertarik dengan pemberitaan video berdurasi 2.19 menit yang viral di media sosial tersebut. Peristiwa itu terjadi pada Minggu, 29 November 2020 di Pondok Pesantren Al-istiqlaliyyah, Kampung Cilongok, Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang.

Tak hanya itu, berita terpopuler lainnya juga masih soal Habib Rizieq, di mana Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Ahmad Dofiri mematahkan argumen Habib Rizieq maupun tim dokter yang menolak diperiksa dengan alasan hak privasi saat dirawat di RS Ummi, Bogor.

Lalu, berita terpopuler berikutnya masih terkait peringatan Haul Syekh Abdul Qadir Jailani. Di mana Jemaah Abuya Uci memenuhi lokasi pengajian yang berada di Pondok Pesantren Al-Istiqlaliyyah, Kampung Cilongok, Desa Sukamantri, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, Banten, Minggu 29 November 2020.

Dan tak kalah menarik pembaca VIVA.co.id, berita terkait viralnya video terkait lafadz suara azan ditambah kalimat “hayya alal jihad” oleh muazin dan Dahlan ungkap bocoran SWF Indonesia untuk putar uang proyek juga menjadi terpopuler.

Berikut rincian dari berita-berita tersebut:

1. Kapolres Disoraki Jemaah di Haul Syekh Abdul Qadir Jailani

Sebuah video berdurasi 2.19 menit viral di media sosial. Hal itu setelah, dalam video tersebut menunjukkan Kapolres Kota Tangerang, Kombes Pol Ade Ary, disoraki jamaah yang hadir dalam Peringatan Haul Syekh Abdul Qadir Jailani yang dihadiri oleh Abuya Uci.

Peristiwa itu terjadi pada Minggu, 29 November 2020 di Pondok Pesantren Al-istiqlaliyyah, Kampung Cilongok, Sukamantri, Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang.

Selengkapnya baca di sini

2. Kepala Polda Jabar Patahkan Argumen Habib Rizieq soal Privasi Medis

Kepala Kepolisian Daerah Jawa Barat Irjen Pol Ahmad Dofiri mematahkan argumen Habib Rizieq Shihab maupun tim dokter sang pemimpin Front Pembela Islam yang menolak diperiksa dengan alasan hak privasi saat dia dirawat di Rumah Sakit Ummi, Bogor.

Dofiri menjelaskan, berdasarkan pasal 56 ayat 1 Undang-Undang tentang Kesehatan, semua orang, termasuk Habib Rizieq, memang memiliki hak untuk menolak. Namun, dalam ayat 2 di pasal yang sama ditegaskan, hak menerima atau menolak tidak berlaku jika menyangkut penyakit menular.

Selengkapnya baca di sini

3. Jemaah Abuya Uci Membeludak saat Haul Syekh Abdul Qadir Jailani

Jemaah Abuya Turtusi atau biasa dipanggil Abuya Uci memenuhi lokasi pengajian yang berada di Pondok Pesantren Al-Istiqlaliyyah, Kampung Cilongok, Desa Sukamantri, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, Banten, Minggu 29 November 2020.

Nampak jemaah yang hadir membeludak dan tidak terlihat adanya yang jaga jarak. Padahal saat ini tengah masa pandemi corona atau COVID-19, yang mewajibkan warga untuk selalu menjaga jarak agar penularan virus mematikan tersebut bisa dihentikan.

Selengkapnya baca di sini

4. Geger, Azan di Ponpes Habib Bahar Ditambah Hayya Alal Jihad

Sebuah video orang yang mengumandangkan azan di jejaring media sosial youtube menjadi viral. Azan memang sudah biasa dikumandangkan setiap waktu salat, baik di musala maupun di masjid-masjid yang ada di pelosok negeri ini.

Namun, yang membuat ramai di media sosial karena lafad suara azan ditambah dengan kalimat “hayya alal jihad” orang muazin tersebut.

Selengkapnya baca di sini

5. Dahlan Ungkap Bocoran SWF Indonesia: Putar Uang untuk Proyek

Pembentukan Sovereign Wealth Fund (SWF) mulai jadi sorotan usai kunjungan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan ke Amerika Serikat. Dalam kunjungan itu, lembaga keuangan AS, United States International Development Finance Corporation (USIDFC) meneken komitmen investasi ke SWF Indonesia senilai US$2 miliar atau setara Rp28 triliun.

Mantan Menteri BUMN, Dahlan Iskan mengungkapkan adanya SWF ini akan membuat hilangnya pos biaya proyek di APBN secara bertahap. Nantinya, APBN disebut akan dikhususkan pada program pengentasan kemiskinan.

Selengkapnya baca di sini