Kapolres Sukabumi Kawal Ambulans yang Terjebak Kemacetan Jalan di Lokasi Wisata

Merdeka.com - Merdeka.com - Kapolres Sukabumi AKBP Dedy Darmawansyah mengawal dan membuka jalan untuk ambulans yang terjebak di jalur wisata Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Tepatnya di wilayah Palabuhanratu, Kamis (5/5).

"Melihat ada ambulans yang tengah membawa pasien gawat darurat menuju RSUD Palabuhanratu terjebak macet, spontan AKBP Dedy yang berada di lokasi langsung melakukan pengawalan dan membuka jalan," kata Kasi Humas Polres Sukabumi Ipda Aah Saepul Rohman di Sukabumi, Kamis (5/5). Dilansir Antara.

Kejadian berawal saat ambulans dari arah Kecamatan Citarik menuju RSUD Palabuhanratu terjebak macet di jalur wisata tepatnya di Desa Jayanti, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi. Penyebabnya tingginya volume kendaraan yang masuk wilayah Palabuhanratu.

Melihat kondisi itu, Dedy Darmansyah mengajak beberapa anggotanya untuk memberikan pengawalan dan membuka jalan untuk ambulans tersebut.

Ambulans berhasil melaju dan sampai ke rumah sakit tepat waktu. Pasien pun berhasil diselamatkan dan mendapatkan penanganan dari petugas medis RSUD Palabuhanratu.

Sopir ambulans, Herman sempat bingung mencari jalan lain karena terjebak macet jalur wisata menuju Palabuhanratu. Volume kendaraan wisatawan yang padat arus mobilnya pun menjadi tersendat.

Kekhawatirannya pun bertambah karena dia harus dengan cepat membawa pasien tiba di rumah sakit, sebab takut terjadi hal yang tidak diinginkan terjadi terhadap pasien.

Namun, tiba-tiba datang Kapolres l Sukabumi AKBP Dedy Darmawansyah bersama beberapa anggotanya yang langsung melakukan pengawalan serta membuka jalan.

"Alhamdulillah pasien tiba di rumah sakit tepat waktu dan terselamatkan, kami pun mengucapkan terima kasih kepada anggota Polres Sukabumi yang telah membantu mengawal dan membuka jalan untuk ambulans," katanya. [noe]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel