Kapolri Ajak Warga Jangan Takut Vaksin Demi Pertumbuhan Ekonomi

·Bacaan 2 menit

VIVAKapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo terus meninjau pelaksanaan vaksinasi massal COVID-19 yang digagas Unit Desa Presisi (UDP) Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) IPB, Aktivis Inspira (Ormas Kepemudaan), dan Mabes Polri di Kampus IPB Bogor pada Selasa, 3 Agustus 2021.

"Hari ini saya sangat berterima kasih atas kesempatan yang diberikan pak rektor dan rekan-rekan ormas kepemudaan serta mahasiswa IPB, kita bisa bekerja sama untuk mengakselerasi vaksinasi menghadapi pandemi COVID-19," kata Listyo.

Saat ini, kata dia, angka COVID-19 di Indonesia masih cukup tinggi meski ada penurunan secara nasional. Untuk itu, Sigit mengatakan perlu kerja keras bersama agar Indonesia cepat terbebas dari wabah corona, salah satunya percepatan vaksinasi.

"Di wilayah Bogor yang menjadi penyangga ibu kota sangat penting untuk digarap dengan cepat, karena angkanya masih sekitar 16 persen sehingga butuh akselerasi. Kita harapkan dengan memanfaatkan hari kemerdekaan ini, maka akselerasi vaksinasi bisa dilaksanakan," ujarnya.

Di samping itu, Sigit mengimbau masyarakat tidak perlu lagi takut untuk disuntik vaksin. Sebab, kegiatan vaksinasi semakin hari terus meningkat. Menurutnya, vaksinasi ini untuk meningkatkan imunitas hadapi COVID-19.

“Oleh karena itu, jangan ragu vaksin karena di semua negara melaksanakan itu. Jadi bagi warga yang ragu-ragu ini untuk kebaikan kita dan bersama. Dampaknya aktivitas ekonomi meningkat dan pertumbuhan ekonomi meningkat. Ayo kita berbondong-bondong melaksanakan vaksin dan tetap memakai masker,” ujarnya.

Namun demikian, Sigit tetap mengingatkan masyarakat yang sudah divaksin supaya mematuhi protokol kesehatan secara ketat yakni memakai masker. Menurutnya, strategi mencegah penularan virus corona yakni pakai masker lebih aman baik menulari maupun tertular.

Target vaksinasi yang digelar di Kampus IPB Bogor yakni masyarakat umum, mahasiswa IPB, dan Granita (pegawai IPB). Stok vaksin yang disiapkan sebanyak 5.000 dosis jenis Sinovac, menggunakan stok vaksin Polri, Dinkes Kabupaten Bogor, dan IPB.

Petugas vaksinator yang dilibatkan sejumlah 50 orang vaksinator gabungan dari Pusdokkes Polri, Dokkes Polres Bogor dan Poliklinik IPB.

Baca juga: Pesan Istri Kapolri ke Teman Seangkatan Suaminya

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel