Kapolri: Banten Baru 28 Persen yang Divaksin

·Bacaan 1 menit

VIVAKapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau kegiatan vaksinasi massal yang berkolaborasi bersama dengan Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI) di PT. Elite, Tangerang, Banten pada Kamis, 19 Agustus 2021.

Menurut dia, TNI, Polri, relawan dan seluruh elemen masyarakat saling bahu-membahu mewujudkan target Pemerintah Indonesia terkait vaksinasi COVID-19 di seluruh wilayah. Alhamdulillah, kata dia, wilayah DKI Jakarta sudah tembus 100 persen.

“Saya minta seluruh jajaran untuk tingkatkan di wilayah aglomerasi. Banten termasuk wilayah aglomerasi yang memang harus kami garap,” kata Sigit.

Di wilayah Banten, kata Sigit, jajaran Polri dibantu seluruh elemen akan melakukan percepatan untuk mengejar target dari Pemerintah. Sehingga, kedepan diharap suntikan dosis pertama dan kedua segera meningkat.

"Wilayah Banten saya lihat masih di angka 28 persen vaksin dosis pertama, dan vaksin dosis kedua kurang lebih 13 persen. Ini akan terus dipacu sehingga dalam waktu dekat harapan kami yang dapatkan vaksin pertama dan kemudian kedua bisa makin bertambah," ujarnya.

Maka dari itu, Sigit mengapresiasi para buruh yang ikut berperan aktif mewujudkan target vaksinasi Pemerintah untuk segera membentuk herd immunity atau kekebalan kelompok terhadap COVID-19.

"Kami tahu dan akui bahwa rekan-rekan buruh ini pahlawan-pahlawan devisa bagi kami semua. Dari rekan-rekan buruh inilah maka salah satu kebijakan terkait eksport. Karena itu, tentunya kami terus mendorong," jelas dia.

Meski sudah divaksin, Sigit tetap mengingatkan kelompok buruh untuk tetap mematuhi protokol kesehatan yang ketat selama beraktivitas. Sehingga, kegiatan industri bisa berjalan dan buruh tetap terjaga kesehatannya.

“Kepada seluruh kelompok buruh yang sudah divaksin untuk tetap menerapkan prokes secara disiplin, karena hal itu masih menjadi salah satu upaya untuk menekan laju pertumbuhan virus corona,” katanya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel