Kapolri imbau instansi swasta atur cuti karyawan secara fleksibel

·Bacaan 2 menit

Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo mengimbau instansi atau perusahaan swasta untuk mengatur cuti karyawan secara fleksibel agar para pekerja yang ingin mudik ke kampung halaman dapat berangkat lebih awal guna menghindari puncak arus mudik.

Jenderal bintang empat itu memprediksikan puncak arus mudik diperkirakan terjadi antara tanggal 28, 29, dan 30 April 2022. Diperkirakan ada 23 juta kendaraan roda empat pribadi dan 17 juta kendaraan roda dua yang melakukan mudik tahun 2022.

“Saya mengimbau kepada instansi-instansi khususnya instansi swasta untuk bisa mengatur waktu cuti bagi karyawannya karena Kementerian Tenaga Kerja (Kemenaker) telah mengeluarkan peraturan untuk bisa mengatur cuti secara fleksibel,” kata Sigit saat meninjau arus mudik di Stasiun Senen, Jakarta Pusat, Rabu.

Baca juga: Polri antisipasi macet di 23 gerbang tol saat mudik

Sigit berharap perusahaan bisa memberikan cuti jauh-jauh hari kepada karyawannya mulai dari H-8 sehingga tidak terjadi penumpukan arus mudik pada H-3, H-2, dan H-1 terutama yang mengarah ke wilayah timur.

Polri menyiapkan berbagi altenatif untuk mengurangi puluhan juta kendaraan yang diprediksi akan mudik, selain pengaturan lalu lintas di jalan tol, perlu jalur-jalur arteri di jalur selatan yang bisa digunakan untuk jenis angkutan lainnya.

“Jalur-jalur arteri ini bisa dimanfaatkan sehingga potensi terjadi kemacetan dapat dihindari dengan melaksanakan kegiatan pulang mudik lebih cepat,” kata Sigit.

Baca juga: Polri gelar rakor bahas persiapan Mudik Lebaran 2022

Mantan Kabareskrim Polri itu meminta kepada jajarannya menyiapkan gerai-gerai untuk melayani booster (vaksin penguat) di jalur tol tempat peristirahatan (rest area), terminal, baik di kereta api, terminal udara dan kapal.

“Penyiapan ini agar masyarakat yang belum melaksanakan booster bisa dilayani oleh Polri,” kata Sigt.

Dalam pelaksanaan mudik ini, Polri menyiapkan rekayasa lalu lintas dan 2.702 posko yang terdiri atas pos pengamanan, pos pelayanan, dan pos terpadu guna keamanan dan kelancaran pelaksanaan mudik Lebaran 2022.

Polri menggelar Operasi Ketupat 2022 yang mengedepankan kelancaran perlaksanaan arus mudik dan balik Lebaran 2022 melalui rekayasa lalu lintas, khususnya di jalan tol dengan sistem satu arah dan ganjil genap.

Baca juga: Kapolri gelar rakor pastikan ketersediaan BBM cukup

Operasi Ketupat 2022 melibatkan 144.392 personel gabungan TNI-Polri, pemerintah daerah, dan relawan yang terdiri atas 876 personel Mabes Polri, 87.004 personel polda jajaran, dan 56.512 personel instansi terkait.

Kegiatan operasi ini berlangsung selama 12 hari dimulai dari tanggal 28 April-9 Mei 2022 yang didahului dengan gelar pasukan pada tanggal 27 April 2022l.

Pengamanan yang dilakukan jajaran Polri meliputi 101.454 objek pengamanan, terdiri atas 90.796 masjid, 4.324 pusat perbelanjaan, 4.326 objek wisata, 833 terminal, 666 pelabuhan, 299 stasiun kereta api, dan 210 bandara.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel