Kapolri Minta Masyarakat Tetap Tenang Jika Belum Dapat Bansos

·Bacaan 1 menit

VIVAKapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meminta masyarakat tetap tenang, apabila kehabisan atau belum mendapatkan bantuan sosial (bansos) akibat adanya pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM).

Menurut dia, TNI dan Polri sudah mendata agar warga terdampak pandemi COVID-19 dapat bantuan sosial dari pemerintah.

“Masyarakat tetap tenang dan jangan khawatir. Apabila bantuan yang diberikan habis, segera melapor. Nanti jajaran TNI dan Polri atau Kementerian Sosial akan memberikan lagi bantuan sosial tersebut,” kata Sigit melalui keterangannya pada Rabu, 21 Juli 2021.

Ia mengatakan, pemerintah telah menyalurkan beragam bantuan sosial selama masa PPKM darurat bagi warga yang terdampak, sehingga proses pendistribusian harus dilakukan secara baik dan cepat.

“Akselerasi penyaluran bantuan sosial kami lakukan di seluruh Indonesia atau 34 provinsi, baik wilayah yang menerapkan PPKM Darurat atau PPKM Mikro,” ujarnya.

Lantaran itu, kata Sigit, jajaran TNI-Polri telah melakukan mapping penyaluran bantuan sosial dengan baik. Sehingga, ia tak ingin mendapat laporan terhambatnya penyaluran bantuan sosial lagi saat ini.

“Dalam hal ini, koordinasi telah dilakukan kepada seluruh jajaran Bhabinkamtibmas dan Babinsa apabila stok bansos habis,” ujarnya.

Sigit meminta supaya masyarakat patuh dalam menerapkan protokol kesehatan untuk menekan laju pertumbuhan COVID-19.

Periode 3 hingga 19 Juli 2021, Sigit mencatat pihaknya telah menyalurkan 475.420 paket dan 2.471.217 kilogram beras kepada masyarakat yang membutuhkan dan terdampak pandemi.

Sepanjang tahun 2020, bantuan sosial yang disalurkan Polri sebanyak 394.347 paket sembako, 30.000 ton beras, 790.436 Alkes/APD, dan mendirikan 13.119 dapur umum.

Sampai tanggal 2 Juli 2021, bantuan sosial yang disalurkan Polri sebanyak 750.780 paket sembako, 3.753 ton beras, 763.079 Alkes/APD, dan mendirikan 143.467 dapur umum.


Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel