Kapolri pastikan pemudik kapal laut gunakan vaksin penguat

Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo memastikan pemudik, khususnya yang menggunakan moda transportasi kapal laut telah melakukan kewajibannya melaksanakan vaksinasi penguat atau booster.

"Saya kira ini sudah bagus dan tentunya harus terus dijaga agar kasus COVID-19 tetap terkendali," kata Kapolri di sela kunjungan di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Jatim, Kamis.

Sigit dalam kunjungan ke Surabaya melakukan peninjauan pelayanan arus mudik di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, dan mengapresiasi karena operator kapal telah menjadikan vaksinasi penguat sebagai salah satu syarat bagi pemudik untuk membeli tiket.

Jenderal Bintang Empat itu juga mengapresiasi penyediaan fasilitas vaksinasi COVID-19 di lingkungan Terminal Penumpang Gapura Surya Nusantara, Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, sehingga memudahkan pemudik yang belum melaksanakan vaksin penguat untuk melakukan vaksinasi.

Baca juga: Kapolri pastikan bus angkutan mudik di Terminal Purabaya laik jalan

Saat ini, kata dia, terdata sebanyak 235 kasus harian COVID-19 di Jatim, dan jumlah tersebut terbilang jauh lebih baik dibanding daerah atau provinsi lain lain se- Indonesia.

Ia mengimbau agar para pemudik dapat mempertahankan agar kasus COVID-19 tidak semakin melonjak pascamudik Idul Fitri, yaitu dengan tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan.

"Jangan sampai lonjakan kasus COVID-19 seperti pascamudik Idul Fitri tahun lalu terulang lagi," tuturnya.

Sementara itu, terdata sejak H-15, hingga hari ini atau H-4 Lebaran, sebanyak 35 ribu penumpang dari berbagai pulau tiba di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.

Jumlah pemudik itu meningkat 135 persen dibanding tahun lalu, namun masih lebih rendah dengan selisih 36 persen dibanding periode yang sama pada arus mudik tahun 2019.

Baca juga: Kapolri ingatkan pemudik hindari kelelahan saat mudik

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel