Kapolri target 50 persen fasilitas Satwil ramah disabilitas

·Bacaan 1 menit

Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo berkomitmen menjadikan kantor polisi ramah untuk semua golongan terutama kelompok disabilitas, rentah dan berkebutuhan khusus.

Sebagai bentuk komitmennya, pada tahun 2022 ditargetkan setidaknya 50 persen seluruh satuan wilayah (satwil) dan satuan kerja (satker) menyediakan fasilitas penyandang disabilitas.

"Kami terus berkomitmen untuk menjadikan kantor polisi ramah untuk semua golongan terutama kelompok rentan dan berkebutuhan khusus," kata Sigit dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Kamis.

Menurut dia, beberapa fasilitas untuk penyandang disabilitas pada tahun 2022, yakni 730 ruang ramah anak, 676 tempat parkir disabilitas, 122 jalur khusus disabilitas, 1.088 toilet disabilitas, 100 tanda khusus disabilitas, 1.454 elevator handrail, 320 kursi roda, 2.468 ruang laktasi.

Baca juga: Kapolri: Satgas BLBI sita Rp5,9 triliun aset obligor

Baca juga: Polri merektrut 1.291 bintara berbasis IT

"Polri juga akan menambahkan petunjuk audio visual bagi penyandang tunanetra dan tunarungu yang ingin mendapatkan pelayanan Polri dengan target 100 satuan kewilayahaan," ujarnya.

Jenderal bintang empat itu mengungkapkan, komitmen penyediaan fasilitas penyandang disabilitas telah dilakukan Polri. Pada tahun 2021, telah disediakan 1.975 ruang ramah anak, 2.604 tanda khusus disabilitas.

Selanjutnya, 1.250 elevator handrail, 2.582 jalur khusus disabilitas, 2.028 parkir disabilitas, 236 ruang laktasi, 1.616 toilet khusus disabilitas, 2.384 kursi roda.

Mantan Kapolda Banten ini berharap dengan kehadiran fasilitas pelayanan penyandang disabilitas dapat memberikan kenyamanan segala golongan yang datang ke kantor polisi.

"Ini merupakan peningkatan kualitas pelayanan publik dan demi mewujudkan Polri yang Presisi (prediktif, responsibilitas, dan transparansi berkeadilan)," ucap Sigit.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel