Kapolri Tinjau Kesiapan Gereja Katedral Gelar Perayaan Natal di Tengah Pandemi Covid-19

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo mengunjungi Gereja Katedral di Jakarta Pusat, Jumat sore (25/12/2021). Kapolri hadir bersama Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa beserta Ketua DPR RI Puan Maharani.

Ketiganya meninjau langsung pengamanan di gereja tersebut. Juga untuk memonitor dan melihat kesiapan Gereja Katedral dalam menyelenggarakan Natal di tengah pandemi Covid-19.

"Mulai dari proses PeduliLindungi sampai aturan, sebagaimana yang sudah diatur. Proses perayaan Natal bisa tetap berjalan dengan prokes yang ketat," terang Listyo.

Dia menerangkan, saat ini, penyelenggaraan Natal di Gereja diperbolehkan dengan kapasitas 50 persen dan sisanya dilaksanakan secara virtual.

"Tentunya ini semua harus dilakukan untuk menjaga agar Covid-19 yang saat ini telah kita kendalikan dan hasilnya cukup baik di mana positivity rate di bawah 1, ini masih bisa kita pertahankan," tutur Listyo.

Pasalnya, pada pengalaman di Nataru lalu, terjadi peningkatan dua setengah kali lipat dan terus naik pada saat masuk Hari Raya Idul Fitri. Insiden di Nataru lalu, menurut Listyo menjadi pembelajaran tahun ini.

Kendati pengendalian Covid-19 Indonesia kini sudah berjalan dengan baik.

Jamin Optimal

Listyo pun menjamin Polri maupun TNI akan memberikan pelayanan dan pengamanan secara optimal dalam rangka merayakan Natal serta Tahun Baru 2022.

"Bersama Panglima kami memastikan seluruh rangkaian pelaksanaan ibadah perayaan Natal dan juga yang akan terus berjalan sampai tahun baru nanti, betul-betul berjalan aman lancar," kata Listyo.

Meskipun begitu, dia mengingatkan supaya masyarakat tetap waspada. Apalagi saat ini telah berkembang varian baru Covid-19, yakni varian Omicron yang sedang mewabah di hampir 160 negara.

Dia pun berpesan kepada seluruh masyarakat khususnya yang melaksanakan Ibadah Natal untuk melaksanakan prokes secara ketat.

"Sehingga proses perayaan Natal tetap bisa berjalan walaupun dengan prokes yang ketat," tandas Listyo.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel