Kapolri Wanti-Wanti Supporter Tak Nobar saat Laga Piala Menpora 2021

·Bacaan 3 menit

Liputan6.com, Jakarta - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo akhirnya memberikan izin untuk menjalankan kembali pertandingan sepak bola di tengah Pandemi Covid-19. Hal itu disusul diterbitkannya surat izin keramaian untuk penyelenggaraan pramusim sepak bola nasional Piala Menpora 2021.

Walaupun surat izin keramaian telah diterbitkan dan laga pramusim siap bergulir, Sigit mewanti-wanti kepada para supporter untuk tidak melakukan aktivitas nonton bareng (nobar) pertandingan tersebut, karena bisa menjadi penilaian terhadap pelaksanaan Liga 1 dan Liga 2 yang akan digulirkan nanti.

"Saya minta kali ini tidak ada nobar dulu karena berdampak terhadap penyelenggaraan selanjutnya," kata Sigit usai menerima kunjungan Menpora di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (18/2/2021).

Oleh karena itu, ia mengimbau agar masyarakat dapat menjalani aturan protokol kesehatan yang telah disepakati dalam pelaksanaan pramusim agar tidak meningkatkan penyebaran Covid-19. Dengan memanfaatkan saluran media yang tersajikan nantinya.

"Nanti dibuka ruang nanti untuk masyarakat pencinta sepak bola yang ingin menonton bisa menggunakan TV, baik saluran berbayar atau tidak berbayar. Streaming sehingga bisa tetap menonton," ujarnya.

Tidak hanya itu, Jendral Bintang Empat itu juga mengajak masyarakat untuk menonton pertandingan pra kompetisi nanti dari rumah masing-masing, agar tidak menciptakan kerumunan yang menimbulkan penyebaran Covid-19.

"Jadi kalau kita sama-sama cinta dengan club kita ayo kita sama-sama dukung kita tonton tapi dari rumah saja," ajaknya.

Sekedar informasi pertandingan pramusim Piala Menpora 2021 tersebut rencananya digelar 20 Maret hingga 25 April. Dengan diikuti 20 tim yang akan ambil bagian dari 18 klub di Liga 1 dan 2 klub lagi dari Liga 2.

Pertandingan pramusim Piala Menpora 2021 ini akan menjadi indikator untuk Polri menerbitkan izin Liga 1 dan Liga 2 pada musim 2021-2022 nanti.

** #IngatPesanIbu

Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan.

Selalu Jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.

Digelar Usai Idulfitri

Sebelumnya, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali menyambangi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di Rupatama Mabes Polri, Jakarta Selatan. Kedatangannya itu membahas soal rencana penyelenggaraan olahraga sepakbola pada Liga 1 dan Liga 2.

Amali mengatakan, kedatangannya itu untuk mengkonfirmasi dari hasil pertemuan sebelumnya bersama dengan Kapolri, KONI, Polri, PSSI, LIB, Satgas Covid-19 dan stakeholder lain.

"Rapat yang berlangsung sekitar 3,5 jam, ketika itu memaparkan berbagai rencana yang akan dilakukan apabila kegiatan olahraga khususnya di lingkungan sepakbola mendapatkan izin untuk bisa digelar," kata Amali di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (18/2).

Dia mengatakan Liga 1 dan Liga 2 ini rencananya akan digelar setelah hari raya Idul Fitri. Nantinya, pertandingan ini juga menjadi uji coba untuk menerapkan protokol kesehatan dalam kegiatan olahraga di Indonesia.

"(Liga 1 dan 2) pra musim, kompetisinya nanti setelah Idul Fitri. Jadi sekali lagi supaya tidak disalahpahami, pra musim ini sekaligus uji coba, bisa tidak menerapkan prokes dengan baik. Itu kalau ini lolos, ini lulus maka tentu jadi pertimbangan bagi pihak Polri untuk kompetisi selanjutnya," jelasnya.

Politikus Golkar ini berharap menjadi pertemuan yang terakhir dalam urusan kegiatan olahraga seperti pertandingan sepakbola Liga 1 dan Liga 2.

"Saya sudah sampaikan semua rangkaian yang sudah kita lalui dan kita komit untuk menjaga bersama-sama itu. Mudah- mudahan Bapak Kapolri dan semua pejabat di Mabes Polri bisa mempertimbangkan apa yang disampaikan dan nanti juga pertimbangan- pertimbangan itu yang kami sampaikan kepada para penyelenggara kompetisi dan turnamen olahraga, baik itu sepakbola dan lain-lainnya dan juga hal-hala yang berkait dengan Protokol kesehatan," ungkapnya.

Pihaknya ingin agar masyarakat tidak melakukan nonton bersama jika Liga sudah kembali bergulir. Karena, hal ini akan berdampak kepada kegiatan tersebut.

"Hari ini kita ingin bahwa kegiatan ini bisa berjalan tentunya dengan menerapkan protokol kesehatan. Karena itu nanti dibuka ruang bagi masyarakat yang ingin menonton menggunakan tv, baik yang berbayar ataupun saluran tidak berbayar," jelasnya.

"Kemudian juga streaming, sehingga bisa menonton. Oleh karena itu tentunya akan ada evaluasi yang kita lakukan. Saya minta kali ini supaya tidak ada nobar dulu, karena ini akan berdampak pada penyelenggaraan selanjutnya. Jadi kita sama-sama, ayo kita sama-sama dukung kita tonton tapi dari rumah saja, nonton di tv, nonton di streaming," sambungnya.

Reporter : Bachtiarudin Alam

Sumber: Merdeka

Saksikan video pilihan di bawah ini: