Kapolsek Tebet: Habib Rizieq Ajak Massa Hadiri Maulid di Petamburan

Dedy Priatmojo, Willibrodus
·Bacaan 2 menit

VIVA – Sidang lanjutan perkara kerumunan di Petamburan, Tanah Abang, Jakarta Pusat dengan terdakwa Habib Rizieq Shihab kembali digelar di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur, Kamis hari ini, 22 April 2021. Sidang yang beragendakan pemeriksaan saksi ini menghadirkan Kapolsek Tebet Kompol Budi Cahyono.

Dalam kesaksiannya, Kompol Budi Cahyono menyebut ada ajakan dari terdakwa Habib Rizieq untuk menghadiri acara pernikahan putrinya dan Maulid Nabi Muhammad SAW di Petamburan. Ajakan itu disampaikan Rizieq saat hadir dalam acara Maulid Nabi Muhammad SAW di kediaman Habib Ali bin Abdurrahman Assegaf di Tebet, Jakarta Selatan.

Pada acara Maulid Nabi di kediaman Habib Ali bin Abdurahman Assegaf di Tebet, Jakarta Selatan, 13 November 2020 pagi, jajaran kepolisian dari Polsek Tebet melakukan pengamanan. Sejumlah ulama dan tokoh turut menghadiri acara tersebut. Diantara yang hadir ada Wagub DKI Jakarta Riza Patria, hingga Habib Rizieq Shihab.

"Ceramah ada juga ceramahnya undangan yaitu maksudnya dari pada bapak Habib Rizieq Shihab. Kalau enggak salah disitu pukul 05.58 WIB ya, pukul 06.00 WIB beliau melakukan ceramah," kata Budi dalam persidangan itu.

Budi dan jajarannya kala itu memantau acara dari sebuah pos pengamanan yang didirikan sekira 150 meter dari panggung acara utama. Dari situ lah Budi mengaku mendengar adanya ajakan yang disampai Rizieq dalam ceramahnya.

"Mendengar di situ kami dengar ajakan setelah ceramah mengenai masalah riwayat Maulid Nabi itu ada ajakan, bahwa para habaib ulama semua yang hadir di sini saya akan mengadakan besok malam saya akan mengadakan Maulid Nabi SAW dan saya akan menikahkan putri kami ke-4. Semuanya saya undang, para habaib semuanya saya undang, siap hadir? Teriak siap. Siap hadir? Teriak siap," tuturnya.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan, bahwa ajakan Rizieq tersebut diperdengarkan melalui sejumlah pengeras suara yang berada di tengah-tengah massa.

"Karena pengeras suara itu cukup banyak, jadi kami mendengar dari pengeras suara. Tapi kami apa mengenali suara itu suara pak Habib Rizieq Shihab," ungkap Budi.

Pada persidangan sebelumnya, sejumlah saksi dihadirkan pihak jaksa penuntut umum. Menariknya, dari nama yang disebutkan terdapat nama mantan Wali Kota Jakarta Pusat Bayu Meghantara hingga mantan Kapolres Jakarta Pusat Kombes Heru Novianto.

Dalam kasus kerumunan Petamburan, Rizieq didakwa telah melakukan penghasutan hingga ciptakan kerumunan di Petamburan dalam acara pernikahan putrinya dan Maulid Nabi Muhammad SAW.