Karakter Villain Rami Malek di 'No Time to Die' Disebut yang Paling Menakutkan

·Bacaan 2 menit

DREAMERS.ID - Dalam serial film James Bond selanjutnya, Rami Malek didapuk untuk memerankan karakter villain. Disebutkan bahwa karakter villain baru ini menjadi yang paling seram dari deretan villain di film James Bond sebelumnya.

Menilik ke belakang, karakter-karakter villain film James Bond pernah diperankan oleh tokoh-tokoh hebat seperti Mads Mikkelsen, Jesper Christensen, Mathieu Amalric, Javier Bardem, Christoph Waltz, Dave Bautista, dan Andrew Scott.

Kini dalam film James Bond terakhir Daniel Craig yang berjudul ‘No Time to Die’, karakter villain akan diperankan oleh aktor yang tak kalah hebat yaitu Rami Malek. Aktor yang pernah memenangi Piala Oscar lewat peran sebagai Fredy Mercury dalam film ‘Bohemian Rhapsody’.


Image Source: Yahoo News

Melansir Collider, banyak dari tim kreatif film ‘No time to Die’ menyebut bahwa karakter Safin yang diperankan Rami akan menjadi penjahat Bond terbesar yang paling menakutkan, dan paling menghancurkan. Dan hal tersebut digadang-gadang akan membuat film Bond terakhir Craig ini akan menjadi sangat menarik dan menuai sukses besar.

Rami sendiri menyadari bahwa memainkan karakter villain di film James Bond merupakan sebuah taruhan besar, namun hal itu juga membuatnya bersemangat dan antusias. “Ini adalah film 007, bung. Mereka adalah bagian dari sejarah sinematik," kata Malek dikutip dari GQ Magazine.

“Kesempatan untuk bertatap muka dengan Daniel dan memberikan semua yang saya punya? Itu adalah sesuatu yang akan saya lihat sebagai kesempatan besar,” lanjutnya.


Image Source: Youtube

Untuk mengembangkan pandangannya tentang penjahat, Malek diketahui telah melakukan diskusi pribadi dengan sutradara Cary Joji Fukunaga, untuk membahas tentang apa yang benar-benar membuat orang takut dan panik hingga jauh ke dalam lubuk hati mereka.

Fukunaga sendiri mengatakan bahwa intensitas kejahatan ini, mungkin lebih mirip dengan penjahat horor daripada penjahat mata-mata tradisional.

“Kami harus berpikir lebih besar. Ini rumit karena kami tidak ingin membuat penjahat super klise, tetapi kami harus membuat penjahat yang tidak hanya mengancam Bond dan orang-orang yang dia cintai, tetapi juga mengancam dunia secara luas," jelas Fukunaga.

Berita Lainnya :

Anne Hathaway Turut Minta Maaf Atas Kontroversi Film 'The Witches'

Lashana Lynch Hadapi Komentar Rasis Setelah Diumumkan Jadi Agen 007 Pertama Berkulit Hitam