Karang Taruna DKI nilai Heru tegas dan merakyat

Karang Taruna DKI Jakarta menilai Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono sebagai seorang yang tegas dan merakyat.

"Beliau ini termasuk sosok pemimpin yang tegas dan merakyat yang mau turun ke lapangan. Kami lihat ini, sewaktu di Karang Taruna Jakarta Utara yang juga melakukan kolaborasi dengan Pak Heru sebagai Wali Kota Jakut untuk beberapa kegiatan," ujar Ketua Karang Taruna DKI Jakarta Muhammad Mul di Jakarta, Senin.

Hal itu, kata Muhammad Mul, terlihat dalam program posko pengaduan dalam dua pekan terakhir atau selama Heru Budi menjabat Pj Gubernur DKI dan banyak yang berharap hal ini akan berdampak baik terhadap masyarakat.

"Sebelumnya Pak Anies Baswedan melayani pengaduan melalui cepat respon masyarakat (CRM) dan Jakarta Kini (Jaki) dan kini untuk masyarakat yang kurang memahami teknologi, juga bisa melakukan pengaduan di Balai Kota dan juga di kelurahan, kecamatan. Ini sinyalemen baik," ujarnya.

Baca juga: Dinsos DKI berikan penghargaan kepada Karang Taruna Kebon Baru

Ia juga menilai aksi blusukan Heru Budi, menunjukkan jiwa Heru Budi yang selalu ingin mengabdikan dirinya pada masyarakat DKI Jakarta.

"Itulah pak Heru yang selalu ingin mengabdikan dirinya untuk masyarakat Jakarta harus turun langsung ke bawah," ucapnya.

Posko pengaduan warga dan aksi blusukan itu, kata Muhammad Mul, dibutuhkan oleh Heru Budi mengingat tugasnya dalam penanganan banjir, macet dan tata ruang di Jakarta.

"Kami melihat bahwa Pj Gubernur ini memang perhatian untuk penanganan banjir dan macet karena ini memang menjadi persoalan di DKI Jakarta," katanya.

Baca juga: DPRD DKI desak pembangunan gedung Karang Taruna jadi program prioritas

Tokoh milenial DKI Jakarta yang akrab disapa Kimung ini juga mengharapkan agar Pemprov DKI Jakarta merangkul kalangan muda terutama dalam menggelorakan kreasi seni yang ada di kampung-kampung.

Rangkul pemuda
Selain itu, Mul berharap Pj Gubernur DKI dengan Karang Taruna Provinsi DKI Jakarta bisa melanjutkan program yang ada.

Kemudian, katanya, juga bisa merangkul semua seperti program dana pemantik kegiatan untuk Unit Kerja Karang Taruna (UKKT) di tingkat RW yang berdampak besar terhadap kegiatan teman-teman di wilayah.

"Karena ada juga beberapa RW yang aktif, tapi belum menerima karena pada saat itu belum tercantum pada SK Gub," ucapnya.

Baca juga: Karang Taruna Jaksel kirim relawan bantu korban erupsi Gunung Semeru

Lebih lanjut Muhammad Mul berharap bahwa Pemprov DKI bisa segera mewujudkan impian Karang Taruna DKI untuk memiliki sekretariat yang representatif.

Karena, tegasnya, keberadaan sekretariat akan menjadi rumah kedua bagi kalangan milenial dan menjadi pusat pelatihan serta diskusi terkait pengembangan dan pemberdayaan generasi muda di DKI Jakarta.

"Mudah-mudahan beliau bisa memberikan sebuah terobosan baru untuk masyarakat bersama kami para pejuang sosial di masyarakat sehingga bisa konsisten mengabdikan diri untuk masyarakat di DKI Jakarta," katanya.