Karen Pooroe Merasakan Kejanggalan Peristiwa Meninggalnya Sang Putri

Liputan6.com, Jakarta - Karen Pooroe atau Karen Idol masih sangat terpukul atas meninggalnya putri tercintanya, Zefania Carina. Di tengah perjuangannya mendapat hak asuh anak, Karen Idol justru mendapati kabar bahwa putrinya itu sudah tiada.

Karen Pooroe merasa ada sesuatu yang janggal dari meninggalnya sang putri. Hal itu disampaikan oleh kuasa hukum penyanyi ini, Acong Latief, saat ditemui usai acara pemakaman di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan.

Pihak Karen Pooroe menemukan sesuatu yang tidak wajar atas kematian putri keponakan penyanyi senior Lita Zein dan Iwan Zein ini.

"Kami dari kuasa hukum dan keluarga menganggap ini adalah kematian tidak wajar. Jadi memang banyak yang janggal," ujar Acong pada Minggu (9/2/2020).

 

Kejanggalan

Karen Idol. (Foto: Dok. Instagram @karenpooroe)

Beberapa kejanggalan yang ditemukan oleh pihak Karen Idol salah satunya adalah soal waktu kematian. Diketahui bahwa putri Karen Pooroe itu meninggal dunia pada Jumat malam, namun Karen baru mendapat informasi tersebut keesokan harinya.

"Dia (Zefania) meninggal antara jam 9 atau 10 malam, tetapi saudara Karen dikasih tahu besoknya jam 11 pagi. Itu pun dari kepolisian, bukan dari Arya dan keluarganya. Ini kan, patut dipertanyakan ada apa," ungkapnya.

 

Ragu

Potret Karen Idol atau Karen Pooroe. (Sumber: Instagram/@karenpooroe)

Selain itu, pihaknya juga meragukan lokasi balkon yang membuat putri Karen Pooroe itu terjatuh. Karen Idol sendiri pun yakin betul putrinya tidak seberani itu untuk naik ke atas balkon.

"Balkon ini yang kami tahu tidak mungkin pendek, biasanya tinggi. Artinya untuk anak seumuran 6 tahun itu rasanya tidak mungkin untuk loncat di situ," ujar Acong.

"Dan dia enggak bodoh, anak saya takut balkon," timpal Karen Pooroe atau Karen Idol.

 

Cari Tahu

Dari situ, pihak Karen Pooroe menyatakan akan segera mencari tahu kejanggalan dan ketidak wajaran kematian Zefania Carina.

"Itu akan kami cari tahu. Ketidakwajaran ini bahwa kami akan melakukan langkah hukum. Termasuk nanti siapapun yang terlibat di sini, siapa yang punya apartemen. Jangan sampai apartemen ini adalah yang pernah dipermasalahkan sama kita," tegas Acong.