Karier Bagus Komjen, Simpati Prajurit ke HRS, Oknum TNI Tersangka

Ezra Sihite
·Bacaan 3 menit

VIVA – Berita terpopuler kanal News-Trend di VIVA pada Kamis, 12 November 2020 diwarnai dengan sejumlah isu menarik. Beberapa berita yang banyak dibaca antara lain soal mantan ajudan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang merupakan perwira tinggi (Pati) Polri dan TNI mendapatkan jabatan strategis di era Presiden Jokowi.

Selain itu ada berita yang masih menyangkut kepulangan Habib Rizieq Shihab hingga sejumlah aparat TNI penyiksa warga Papua jadi tersangka.

Apa saja berita terpopuler yang ramai pembaca juga yang menarik? Lihat satu per satu di bawah ini.

1. Komjen Putut, Eks Ajudan SBY yang Kariernya Moncer di Era Jokowi

Ada beberapa mantan ajudan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang merupakan perwira tinggi (Pati) Polri dan TNI mendapatkan jabatan strategis di era Presiden Joko Widodo (Jokowi), baik periode 2014-2019 (pertama) maupun periode 2019-2024 (kedua).

SBY, yang merupakan mantan Ketua Umum Partai Demokrat, juga menjabat dua periode sebagai Kepala Negara Republik Indonesia, yakni periode 2004-2009 (pertama) dan periode 2009-2014 (kedua). Kini, Demokrat tidak berada dalam koalisi Pemerintahan Jokowi-Ma’ruf Amin.

Sedangkan sejumlah jenderal polisi dan militer yang pernah jadi ajudan SBY tersebut tidak terafiliasi dengan partai besutan SBY yang tidak masuk dalam koalisinya Jokowi. Bisa dikatakan, mereka dapat jabatan di era Jokowi berkat prestasi selama bertugas. Baca berita lengkapnya di tautan ini.

2. Australia Kasih Pinjaman RI Rp15 Triliun, Sri Mulyani Lega

Pemerintah Australia memberikan pinjaman sebesar A$1,5 miliar atau Rp15,368 triliun kepada Pemerintah Indonesia untuk menghadapi pandemi COVID-19. Pinjaman tersebut diberikan untuk memberi ruang instrumen fiskal Indonesia.

Pinjaman itu juga langsung diberikan secara simbolik oleh Menteri Keuangan Australia, Josh Frydenberg kepada Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati secara virtual, Kamis, 12 November 2020. Baca lengkapnya di link berikut.

3. Panglima TNI Diminta Tidak Berlebihan pada Prajurit yang Simpati HRS

Anggota Komisi I DPR RI Syaifullah Tamliha memberikan tanggapannya terkait prajurit TNI yang diberikan sanksi karena membuat video dukungan untuk Imam Besar Front Pembela Islam Habib Rizieq Shihab.

Menurut Syaifullah, dalam institusi TNI memang ada larangan untuk mengunggah tanggapan pribadi yang menimbulkan pro dan kontra di publik. Baca lanjutannya di sini.

4. Habib Rizieq Siap Rekonsiliasi, Tapi Bebaskan Abu Bakar Baasyir

Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab mengaku siap melakukan rekonsiliasi dengan pemerintahan Joko Widodo. Bahkan, rekonsiliasi ini sebenarnya sudah pernah dia tawarkan pada pemerintah 2017 silam, sebelum Pilkada DKI Jakarta 2017 yang dinilai banyak pihak terjadi polarisasi luar biasa pada masyarakat.

Tawaran soal rekonsiliasi dengan pemerintah itu pun hingga kini diakui Habib Rizieq masih berlaku. Namun, sebelum rekonsiliasi itu terwujud, Habib Rizieq menginginkan ada ruang dialog antara ulama dengan pemerintah.Baca lanjutannya di sini.

5. 4 Anggota TNI Penyiksa Warga Jayapura Papua Jadi Tersangka

Komandan Pusat Polisi Militer Angkatan Darat (Danpuspomad) Letnan Jenderal TNI Dodik Wijanarko menyampaikan perihal kasus penganiayaan yang dilakukan masyarakat terhadap Praka EEW dan Pratu AA yang merupakan anggota Yonif RK 751/VJS.

Kasus lainnya adalah penganiayaan yang diduga dilakukan oleh oknum anggota Yonif RK 751/VJS terhadap tiga orang warga pada 4 November 2020 di Sentani, Jayapura, Papua. Baca berita menarik ini di link berikut. (ren)