Karimun Wagon R Dapat Saingan, Harga Lebih Murah

·Bacaan 1 menit

VIVA – Para produsen kendaraan menghadirkan mobil dalam berbagai tipe dan ukuran, ada yang besar dan bisa menampung hingga tujuh orang namun ada juga yang kecil dan hanya bisa diisi 4-5 orang saja.

Mobil dengan dimensi kecil umumnya jadi favorit masyarakat di perkotaan, karena bisa dengan mudah melewati jalanan sempit untuk menghindari macet.

Lebarnya juga ideal saat harus parkir, karena mudah untuk bermanuver dan penumpang bisa leluasa keluar dari sempitnya ruang yang tersedia.

Masih cukup banyaknya permintaan akan mobil mungil, membuat Hyundai memutuskan untuk meluncurkan model baru yang digadang-gadang bakal mengusung nama Hyundai Casper.

Dilansir VIVA Otomotif dari laman Rushlane, Senin 2 Agustus 2021, mobil ini memiliki ukuran yang tidak jauh berbeda dari Suzuki Karimun Wagon R yang saat ini dijual mulai Rp122 jutaan di Indonesia, yakni panjang 3,6 meter, lebar 1,6 meter dan tinggi 1,57 meter.

Kendaraan ini akan diproduksi di pabrik milik Gwangju Global Motors yang berlokasi di Korea Selatan. Perusahaan tersebut merupakan proyek kolaborasi, di mana Hyundai memiliki saham sebesar 19 persen.

Rencananya Hyundai Casper akan dibuat sebanyak 12 ribu unit pada tahun ini, sedangkan di tahun berikutnya angkanya diharapkan bisa naik menjadi 70 ribu unit.

Untuk tahap pertama, unit yang diproduksi akan dipasarkan secara lokal. Namun, Hyundai memiliki rencana untuk menjualnya secara global ke negara-negara yang menjadi memiliki potensi besar.

Penampakan mobil ini sudah bocor di media sosial, saat sedang diuji jalan beberapa waktu lalu. Wujudnya cenderung kotak, dengan lampu bulat yang sangat kontras di bagian depan.

Jantung pacunya mengandalkan mesin berkapasitas 1.000cc, yang mampu menghasilkan tenaga 75 daya kuda serta torsi 95 Newton meter, Harga jualnya diperkirakan ada di angka 500 ribuan Rupee atau setara Rp97 jutaan.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel