Karisma Evi berpotensi sumbang medali di Paralimpiade Tokyo

·Bacaan 2 menit

Pundi-pundi emas untuk Kontingen Indonesia di Paralimpiade Tokyo 2020 berpotensi bertambah dari para-atletik melalui Karisma Evi Tiarani yang bakal turun pada nomor 100 meter putri T63 di Olympic Stadium, Jepang, Sabtu.

Karisma Evi Tiarani diharapkan mampu menunjukkan performa apik karena hadir sebagai unggulan. Dia akan mengawali lomba pada babak pertama heat dua yang dijadwalkan bergulir pukul 09:08 WIB.

Wakil Indonesia itu akan tampil berbekal status pemegang rekor dunia untuk kelas T42 dengan catatan waktu 14,72 detik yang ditorehkan pada Kejuaraan Dunia Para Atletik 2019 di Dubai, Uni Emirat Arab (UEA).

Adapun di perlombaan kali ini, Karisma Evi turun di kelas T63. Berdasarkan list peserta yang tampil, terdapat dua nama dari kelas T42 yang turun pada lomba T63. Selain wakil Indonesia, ada pula Ana Claudia Maria da Silva dari Brazil.

Baca juga: Karisma Evi mulai jalani latihan ringan setiba di Tokyo

Peluang Karisma Evi menyumbang medali cukup terbuka. Pada babak penyisihan di heat dua, dia memiliki personal best terbaik kedua dengan 14,72 detik di bawah wakil Italia Caironi Martina dengan 14,61 detik.

Sementara sisanya berada di bawah catatan waktu terbaik Karisma Evi. Masing-masing Sofia Gonzales (Swiss/16,37 detik), Ana Claudia Maria da Silva (Brazil/15,64 detik), Gitte Haenen (Belgia/15,58 detik), dan Kaede Maegawa (Jepang/16,18 detik.

Dengan kata lain, potensi atlet asal Boyolali itu untuk masuk tiga besar pada heat dua yang menjadi syarat lolos ke final terbuka lebar.

Baca juga: Profil atlet Paralimpiade: Karisma Evi, tunadaksa pemecah rekor dunia

Jika merujuk pada catatan waktu secara keseluruhan, Karisma Evi juga berpotensi untuk meraih medali.

Sebab, pada heat pertama hanya Ambra Sabatini dari Italia yang memiliki catatan waktu terbaik di atas wakil Indonesia dengan 14,59 detik.

Jika catatan waktu tidak berubah, Karisma Evi setidaknya sudah dapat memastikan medali perunggu. Namun harapannya jelas lebih dari itu.

Atlet 20 tahun itu juga telah melakukan pemanasan dengan turun pada nomor estafet 4x100 universal bersama Putri Aulia, Saptoyogo Purnomo, dan Jaenal Aripin pada Jumat.

Meski gagal melaju ke final, setidaknya Karisma Evi sudah merasakan atmosfer arena perlombaan. Sehingga diharapkan dia mampu meraih hasil terbaik pada lomba 100 meter putri T63.

Baca juga: Karisma Evi Tiarani pecahkan rekor dunia 100m para atletik

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel