Kartini versi Arawinda hingga syarat penerima vaksin HPV

·Bacaan 1 menit

Setiap perempuan bisa jadi pahlawan dengan kapasitas di bidangnya masing-masing dan aktris muda Arawinda Kirana ingin terus berjuang menciptakan ekosistem yang aman dan nyaman, termasuk untuk perempuan.

Ada dua syarat bagi wanita yang sudah aktif berhubungan seksual bisa disuntik vaksin HPV demi mencegah infeksi human papillomavirus onkogenik sebagai penyebab kanker serviks, ungkap Dokter Kebidanan & Kandungan dr. Grace Valentine, Sp.OG.

Ada juga berita kemarin lainnya yang masih menarik untuk disimak, berikut adalah rangkumannya.

1. Kartini masa kini versi Arawinda Kirana

Setiap perempuan bisa jadi pahlawan dengan kapasitas di bidangnya masing-masing dan aktris muda Arawinda Kirana ingin terus berjuang menciptakan ekosistem yang aman dan nyaman, termasuk untuk perempuan.

2. Johnny Depp ungkap Disney jaga jarak sebelum kasus Amber Heard

Johnny Depp mengakui pada hari Rabu (20/4) bahwa Disney sudah waspada bekerja dengannya sebelum mantan istrinya Amber Heard menulis opini tentang pelecehannya pada Desember 2018, saat pemeriksaan silangnya berlangsung di ruang sidang Virginia.

3. Syarat wanita yang telah aktif berhubungan intim bisa dapat vaksin HPV

Ada dua syarat bagi wanita yang sudah aktif berhubungan seksual bisa disuntik vaksin HPV demi mencegah infeksi human papillomavirus onkogenik sebagai penyebab kanker serviks, ungkap Dokter Kebidanan & Kandungan dr. Grace Valentine, Sp.OG.

4. Kominfo imbau masyarakat waspada aplikasi ilegal

Kementerian Komunikasi dan Informatika meminta masyarakat berhati-hati terhadap aplikasi ilegal yang beredar di toko aplikasi.

5. Alasan mobil listrik lebih mahal dibandingkan konvensional

Kementerian Perindustrian menjelaskan mengapa harga kendaraan bermotor listrik berbasis baterai jauh lebih mahal dibandingkan yang konvensional.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel