Kartu Merah Zlatan Ibrahimovic Diduga karena Wasit Salah Dengar

Muchamad Syuhada
·Bacaan 2 menit

VIVAZlatan Ibrahimovic diganjar kartu merah dalam laga AC Milan melawan Parma pada Sabtu malam 10 April 2021, atau Minggu dini hari waktu Indonesia. Cuma penyebabnya masih menjadi tanda tanya.

Kartu merah langsung keluar dari saku wasit buat Ibrahimovic ketika pertandingan memasuki menit 60. Tak ada pelanggaran, atau perdebatan jarak dekat antara bomber Milan itu dengan sang pengadil.

Tiba-tiba saja wasit Fabio Maresca mengusir Ibrahimovic. Sempat mau protes, tapi pemain asal Swedia itu ditahan pemain Milan lainnya.

"Zlatan mengatakan kepada saya dia membahas sesuatu dengan wasit, tapi tidak menunjukkan kurangnya rasa hormat dan sama sekali tidak menghinanya. Saya belum berbicara dengan Maresca, jadi saya tidak tahu," kata pelatih Stefano Pioli.

Tapi laporan dari Sky Sport, kartu merah itu diduga berasal dari salah paham antara Ibrahimovic dengan wasit. Kata-kata sang striker salah diartikan oleh Maresca.

Ketika itu Ibrahimovic sempat memprotes pelanggaran dengan kalimat sarkas: "Jadi Anda tidak peduli dengan yang saya bilang? Itu terasa aneh (strange/ strano)".

Tapi yang ditangkap wasit, Ibrahimovic menyebut kata "brengsek (bastardo) terhadapnya. Hal yang tentunya membuat sang pengadil terusik dan berhak memberikan kartu merah.

Kasus ini masih akan menunggu laporan dari wasit dalam match report yang dibuat. Ibrahimovic juga bisa melakukan banding karena di sana ada bukti video dan rekaman audio.

Milan harus bermain dengan 10 orang ketika unggul dua gol atas Parma. Gol pertama dicetak Ante Rebic usai menerima operan dari Ibrahimovic. Kemudian Franck Kessie menggandakan keunggulan Milan ketika pertandingan sudah memasuki penghujung babak pertama.

Enam menit setelah Ibrahimovic dikartu merah, Milan kebobolan lewat gol yang dicetak bek Parma, Riccardo Gagliolo. Di sisa waktu yang ada tuan rumah terus menekan, tapi tidak kunjung membuahkan hasil positif. Rossoneri yang sukses menambah gol.

Lesakan pamungkas Milan dibuat oleh pemain muda, Rafael Leao. Dia mengoyak jala Parma setelah mendapatkan umpan dari Diogo Dalot.