Karya desainer Indonesia tampil di ajang internasional

Setelah vakum dua tahun karena dampak pandemi COVID-19, International Ipoh Fashion Week (IIFW) bakal digelar lagi pada 20-23 Oktober 2022.

Pergelaran fesyen bertaraf internasional di Malaysia tersebut menampilkan koleksi-koleksi eksklusif perancang busana bersama dengan model pria dan wanita dari Malaysia dan sejumlah negara lain, seperti Singapura, China, India, Indonesia, Nepal dan Timur Tengah.

IIFW telah mengambil kehidupan dan energinya sendiri, memelihara dan membantu talenta lokal, sejak diresmikan lima tahun lalu. Acara pertama di tahun 2017 sukses dan menjadi acara tahunan di Ipoh yang mendapat sambutan luar biasa.

Indonesia melalui PT Martini Suarsa Kreatifindo membawa para desainer, model, dan pelaku bisnis fesyen berpartisipasi pada ajang internasional tersebut.

Guna persiapan mengikuti IIFW 2022 sebanyak 15 model dari berbagai daerah di Indonesia melaksanakan modeling camp selama dua pekan di Magelang, Jawa Tengah.

Modeling camp bertujuan untuk memberikan pembekalan persiapan bagi para model dalam mempersiapkan diri untuk ajang IIFW 2022.

Pendiri PT Martini Suarsa Kreatifindo, Martini Suarsa mengatakan selama mengikuti modeling camp tersebut para model diberikan beberapa materi, yakni belajar dasar modeling, pembekalan enterpreneurship (kewirausahaan), public speaking (cara berbicara di depan umum), bahasa Inggris, catwalk, dan latihan fisik, termasuk pembekalan promosi budaya dan busana Indonesia.

Para model juga diberikan materi tentang wawasan kebangsaan. Oleh karena itu pihaknya bekerja sama dengan Depo Pendidikan Bela Negara (Dodik Bela Negara) Resimen Induk Komando Daerah Militer (Rindam) IV/Diponegoro.

Melalui materi-materi yang diberikan tersebut diharapkan para model dapat lebih bangga terhadap apa yang dimiliki Indonesia.

Dalam pelaksanaan modeling camp mengambil tempat di sejumlah objek wisata alam yang ada di wilayah Magelang, seperti Candi Borobudur, Nepal Van Java, Mangli Sky View, Kebonlegi dan lainnya.

Pada ajang internasional tersebut tim Indonesia juga akan membawa enam perancang busana dan enam peserta pameran. Adapun busana yang akan dipamerkan tersebut bertemakan Abaya atau pakaian Muslim.

Kegiatan tersebut diharapkan menambah semangat Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Magelang yang ikut mendukung kegiatan ini. Hasil karya dua penjahit asal Kabupaten Magelang akan dibawa di IIFW 2022.

Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Magelang Slamet Ahmad Husein mengapresiasi kegiatan modeling camp di wilayah Kabupaten Magelang.

Selama pelaksanaan modeling camp di sejumlah objek wisata di Kabupaten Magelang itu secara tidak langsung mempromosikan secara gratis daya tarik wisata di wilayah itu.

Pemerintah Kabupaten Magelang merasa terbantu dengan hadirnya Martini Suarsa Kreatifindo membuat kegiatan di Magelang.

Perwakilan model yang akan tampil di IIFW 2022 Valentina Bella Fedora Anindita menyampaikan terima kasih telah diberi kepercayaan untuk mewakili Indonesia pada IIFW di Malaysia.

Duta Wisata Provinsi Jawa Tengah ini bangga akan membawa batik Indonesia sebagai jati diri bangsa yang telah diperingati pada 2 Oktobor sebagai Hari Batik Nasional.

Pada ajang IIFW tersebut para model juga ingin menunjukkan bahwa Indonesia memiliki beragam budaya, wisata, cendera mata, dan batiknya luar biasa.

Selain itu, melalui desainer-desainer muda untuk membuktikan bahwa Indonesia bisa menjadi bagian dari model fesyen n di dunia.

Sebagai generasi muda Indonesia dan agen perubahan mereka ingin membawa perubahan yang baik untuk Indonesia.

Selama dua minggu dalam modeling camp di Magelang bisa mengeksplorasi Kabupaten Magelang.

Seperti diketahui Kabupaten Magelang itu ada Candi Borobudur, merupakan salah satu keajaiban dunia dan diharapkan nantinya fesyen di Indonesia mendunia dan terkenal di kancah internasional.

Para model berharap setelah mengikuti ajang IIFW 2022 dapat terus memajukan bidang fesyen di Indonesia.

Koordinator Direktorat Kuliner, Kriya, Desain, dan Fesyen Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Romi Astuti mengungkapkan hadirnya kembali IIFW 2022 yang membawa desainer Indonesia untuk datang di fesyen dunia seakan memberikan harapan baru bagi pelaku fesyen ekonomi kreatif, khususnya di Indonesia.

IIFW 2022 akan menjadi wajah untuk mengembangkan seluruh potensi fesyen Tanah Air dan melebarkan sayap ke dunia internasional sekaligus mendorong pemajuan dan perkembangan industri kreatif nasional sebagai upaya peningkatan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat.

Guna menyiapkan pertunjukan talenta dan kreativitas dunia model dalam negeri pada arena prestisius, seperti IIFW ini, kegiatan modeling camp menjadi pilihan yang tepat untuk menjadikan para modeling mendapatkan kapasitas menjadi salah satu bagian presentasi di pergelaran taraf dunia.

Banyak peluang yang harus dimanfaatkan dalam mendorong percepatan pemulihan ekonomi nasional selepas pandemi COVID-19 yang mulai mereda saat ini.

Para pelaku ekonomi kreatif luar biasa dan tetap semangat terus meningkatkan keterampilan, melakukan inovasi, beradaptasi, dan berkolaborasi. Dengan konsep ini pelaku ekonomi kreatif akan berkontribusi besar dalam pemulihan dan pemajuan ekonomi nasional.

Kemenparekraf memberikan apresiasi yang sebesar-besarnya atas penyelenggaraan kegiatan modeling camp ini, dengan semangat tinggi turut memajukan industri fesyen dan menggerakkan ekonomi di Tanah Air.

Semoga kegiatan ini membawa manfaat untuk semua, membawa peningkatan perekonomian Indonesia dan program ini mampu membawa fesyen Indonesia ke kancah dunia sehingga diharapkan menjadi pintu ekspor fesyen bisa terus meningkat.